Pengolahan Data Juga Bisa Untungkan Pemerintah

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 05 Dec 2017 20:11 WIB
kominfoteknologi
Pengolahan Data Juga Bisa Untungkan Pemerintah
Dirjen Aplikasi Informatika Semuel Abrijani. (MTVN)

Jakarta: Sekarang, data semakin berharga. Data bahkan dianggap sama berharganya seperti minyak. Data yang telah diolah dapat membantu perusahaan untuk mengambil keputusan.

Namun, perusahaan bukan satu-satunya pihak yang akan diuntungkan dengan oleh pengolahan data, tapi juga pemerintah. 

Dalam acara Algoritma yang diadakan di Ariobimo Sentral, Dirjen Aplikasi Informatika Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan bahwa data yang ada bisa dikumpulkan dan diolah, dan ini akan memudahkan pemerintah untuk mengambil keputusan. 

"Pemerintah bisa memprediksi tren untuk membuat kebijakan," kata pria yang akrab dengan sapaan Semmy ini.

"Pemerintah tidak lagi menjadikan asumsi sebagai dasar untuk membuat kebijakan, tapi data yang tepat. Data yang diolah bisa menghasilkan input yang berguna untuk mengambil kebijakan. Untuk bisa merealisasikan itu, perlu talenta yang bisa mengolah data."

Semmy juga menyebutkan, di era digital ini, teknologi memang menciptakan disrupsi di berbagai industri, yang akhirnya dapat menghilangkan beberapa lowongan pekerjaan.

Pada saat yang sama, dia merasa, perubahan ini juga akan menciptakan lowongan pekerjaan baru. Misalnya data scientist

Selain orang-orang yang ahli mengolah data, Semmy juga menyebutkan, diperlukan regulasi untuk melindungi data pribadi pengguna.

"Ada dua manfaatnya regulasi itu. Pertama, data pribadi tidak terpampang, tidak dimanfaatkan secara salah. Selain itu, industri pengolahan data juga memiliki guideline," katanya. 


(MMI)

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT
Review Game

Penggemar Sejati Final Fantasy Boleh Main Dissidia Final Fantasy NT

1 day Ago

Dissida Final Fantasy NT merupakan game sekaligus fan service bagi penggemar dan pengikut setia…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.