Twitter Sebut 2017 Sebagai Tahun Keberagaman

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 06 Dec 2017 15:28 WIB
twitter
Twitter Sebut 2017 Sebagai Tahun Keberagaman
Country Head Industry Twitter Indonesia Novita Jong.

Jakarta: Twitter mengumumkan laporan tahunan terkait topik yang paling banyak dibicarakan di platform jejaring sosial miliknya sepanjang tahun 2017. Laporan bertajuk Rame di Twitter 2017 tersebut disebut Twitter menjadi indikator keberagaman di platform miliknya.

"Tahun 2017 menjadi tahun menarik bagi Twitter karena dimeriahkan oleh beragam topik. Twitter jadi medium bagi para milenial yang secara aktif mencari topik perbincangan offline, yang di-mirror ke online," ujar Country Head Industry Twitter Indonesia Novita Jong.

Topik yang beredar di linimasa Twitter diakui perempuan yang akrab disapa Novita tersebut sangat beragam. Sebagian besar topik tersebut, lanjut Novita, berkisar pada empat pilar: olahraga, hiburan, momen budaya, dan sosial.

Untuk wilayah Indonesia, Twitter mencatat 10 topik yang paling banyak diperbincangkan pengguna Twitter selama tahun 2017 ini. Topik ramadan, pilkada serentak 2017, BUT RI ke-72, Pilkada DKI, konser boyband asal Korea Selatan di Indonesia yaitu BTS, dan kasus Ahok.

Topik lainnya termasuk meninggalnya kiper tim sepakbola Persela Lamongan FC Choirul Huda, kasus korupsi Setya Novanto, pernikahan Raisa dan Hamish Daud, serta pernikahan Kahiyang Ayu dan Bobby Nasution juga menjadi topik terhangat sepanjang tahun 2017.

Topik meninggalnya Choirul Huda juga ditasbihkan Twitter sebagai Golden Tweet tahun ini. Hal ini didorong oleh data yang menyebut unggahan informas dan ungkapan belasungkawa dengan menggunakan tagar #riphuda diretweet pengguna sebanyak 20rb kali.

Selain itu, tagar #jumat berkah menjadi salah satu tagar yang paling banyak digunakan oleh pengguna Twitter sepanjang tahun ini. Hal tersebut dinilai Novita sebagai ekspresi pengguna dalam menanggapi sejumlah kejadian mengejutkan dan kondisi Indonesia yang dinilai pengguna kurang stabil.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.