Pengguna Android Sudah Bisa Jajal Kamera Ringkas DxO One

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 18 Oct 2017 16:57 WIB
androidkamera
Pengguna Android Sudah Bisa Jajal Kamera Ringkas DxO One
DxO One terbaru versi Android tersedia untuk perangkat dengan lubang port USB Type-C.

Metrotvnews.com: Dua tahun lalu, perusahaan yang selalu melaporkan kualitas kamera setiap smartphone, DxO, merilis sebuah aksesoris kamera DxO One untuk iPhone. Kini perangkat tersebut sudah bisa dipakai pengguna Android.

Dikutip dari The Verge disebutkan bahwa DxO One siap dirilis untuk perangkat Android, namun terbatas pada perangkat yang memiliki lubang port USB Type-C.

Kebenaran kabar ini sudah dipastikan setelah Metrotvnews.com memantau situs dari DxO yang menyebutkan bahwa perangkat tersebut masih dalam tahap early access alias pre-order, dan tidak diketahui berapa harganya.

Pihak DxO hanya menyebutkan bahwa perangkat tersebut akan dirilis pada 2 November nanti. Jika melihat harga yang terpasang pada awal perilisannya dua tahun lalu, DxO One dijual seharga USD499 setara Rp6,7 juta.



Mengapa perangkat DxO One begitu mahal? Alasannya perangkat ini bisa berfungsi layaknya action camera secara mandiri tanpa harus terpasang dengan smartphone atau tablet. 

Perangkat ini juga hadir dengan spesifikasi dan software yang memanjakan penggunanya untuk menyunting foto dan video yang didokumentasikan.

Dxo mengklaim DxO One memiliki ukuran sensor kamera terkecil di dunia, yakni hanya 1 inci. Dari sensor tersebut mampu dihasilkan kamera beresolusi 20,2MP dari lensa fixed yang miiliki wide focal length 32mm dengan aperture f1.8 hingga f11. Rentang ISO yang disediakan mulai dari 100 hingga 51.200.

Kualitas foto yang dihasilkan bisa dalam format RAW maupun JPG bahkan ada mode SuperRAW yang menggabungkan 4 foto format RAW yang sama untuk menghasilkan foto dengan ketajaman super. Untuk kemampuan perekaman videonya, DxO One mampu merekam video berkualitas 1080 di 30fps dan 720p di 120fps.




(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.