Tahun Depan, Apple tak Lagi Gunakan Prosesor Qualcomm?

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 01 Nov 2017 07:41 WIB
applequalcomm
Tahun Depan, Apple tak Lagi Gunakan Prosesor Qualcomm?
Apple dan Qualcomm terus berseteru sejak awal tahun. (TechCrunch)

Metrotvnews.com: Di tengah-tengah pertarungan hukum dengan Qualcomm, Apple sibuk mendesain iPhone dan iPad yang tak lagi tanpa chipset buatan rekan lama mereka itu.

Sebagai gantinya, mereka mempertimbangkan untuk menggunakan chipset buatan Intel dan MediaTek, menurut sumber WSJ. Mereka juga menyebutkan, Qualcomm telah menyembunyikan software untuk pengujian prototipe dari perangkat buatan Apple. Hal ini dapat membuat hubungan antara keduanya memburuk. 

Setelah bertahun-tahun menggunakan chipset buatan Qualcomm, Apple mulai menggunakan chipset buatan Intel pada iPhone 7 dan 7 Plus. Pada iPhone 8, Apple kembali menggunakan prosesor dari kedua perusahaan pembuat chip tersebut. 

Apple sebenarnya masih punya waktu untuk memperbaiki hubungannya dengan Qualcomm. Mereka masih memiliki waktu sekitar 3 bulan untuk memutuskan apakah mereka ingin mengganti penyuplai chipset untuk iPhone yang dirilis tahun depan. 

Sementara itu, Qualcomm berkata bahwa modem buatan mereka untuk iPhone generasi berikutnya telah "diuji sepenuhnya dan diberikan pada Apple". Mereka menambahkan bahwa mereka "berkomitmen untuk mendukung perangkat terbaru Apple". Sayangnya, kata-kata Qualcomm tidak sesuai dengan tindakan mereka. 

Pertarungan hukum antara Apple dan Qualcomm mulai memanas sejak awal 2017. Ketika itu, Apple menuntut Qualcomm dengan mengklaim bahwa Qualcomm menawarkan sistem royalti lisensi secara tidak adil.

Keadaan memburuk ketika Apple menolak untuk membayar Qualcomm. Qualcomm membalas dengan menuntut balik Apple dengan tujuan untuk melarang perusahaan asal Cupertino itu untuk menjual sebagian varian iPhone di Amerika Serikat. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.