Bos Apple: Touch ID Benar-Benar Personal

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 03 Dec 2017 09:43 WIB
apple
Bos Apple: Touch ID Benar-Benar Personal
SVP Apple menyebut bahwa fitur Touch ID tidak diperuntukan guna membuka kunci satu perangkat oleh sejumlah pengguna.

Jakarta: Salah satu perbedaan antara Touch ID dan Face ID selain teknologi yang digunakan adalah dukungan untuk teknologi pengenalan sejumlah pengguna yang dimiliki Touch ID, namun tidak dimiliki oleh Face ID.

Phone Arena melaporkan, untuk kenyamanan pengguna Touch ID, Apple menyebut pengguna dapat mendaftarkan sejumlah sidik jari sehingga dapat menyentuh tombol dengan sensor pemindai sidik jari dari berbagai sudut.

Hal tersebut juga dapat digunakan untuk memungkinkan lebih dari satu orang untuk menggunakan teknologi Touch ID guna mengaktifkan ponsel cerdas Apple, yaitu iPhone. Namun sejumlah pengguna iPhone X lebih memilih ponsel berfitur Face ID untuk mendukung sejumlah pengguna.

Keinginan pengguna tersebut dilaporkan tidak akan terjadi dalam waktu dekat di masa mendatang. Menurut Senior Vice President Software Engineering Apple Craig Federighi, Apple akan terus terfokus pada Face ID sebagai sistem autentikasi tunggal.

Pada unggahan di Reddit, Federighi juga menyebut bahkan dukungan  banyak jari Touch ID sebenarnya memungkinkan satu pemilik iPhone untuk membuka kunci perangkat dengan satu jari dan ibu jari di kedua tangan.

Selain itu, Federighi juga membantah informasi yang beredar terkait kemampuan Touch ID yang memungkinkan membuka kunci perangkat oleh sejumlah pengguna. Sementara itu, desain yang diusung teknologi ini memungkinkan sejumlah pengguna masuk menggunakan sidik jari individual pada perangkat yang sama.

Jika informasi yang diunggah Federighi benar, teknologi yang diusung Touch ID berbeda dengan Face ID, setidaknya untuk beberapa tahun mendatang.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.