MWC 2018

Qualcomm Gandeng Samsung untuk Produksi Prosesor 5G

Cahyandaru Kuncorojati    •    Jumat, 23 Feb 2018 08:23 WIB
qualcommmwc 2018
Qualcomm Gandeng Samsung untuk Produksi Prosesor 5G
Qualcomm mendominasi pasar prosesor untuk perangkat mobile di dunia.

Jakarta: Sejak akhir tahun 2017, pelaku industri smartphone dan internet telah membicarakan 5G, Qualcomm termasuk salah satu yang telah mendemonstrasikan kehebatan 5G di smartphone.

Dikutip dari Android Central, Qualcomm telah menyatakan bekerja sama dengan Samsung dalam proses produksi chipset ukuran 7nm yang akan dibenamkan modem 5G.

Alasannya karena Samsung telah memiliki teknologi pembuatan chipset 7nm LPP (Low Power Plus) EUV. Teknologi ini membuat chipset sekaligus ukuran prosesor menjadi lebih kecil sehingga menyediakan ruang lebih lega di dalam smartphone.

OEM atau vendor smartphone bisa memanfaatkan ruang tersebut untuk mengisinya dengan komponen teknologi lain, misalnya baterai yang lebih besar, atau malah membuat smartphone menjadi lebih tipis lagi.

Pihak Qualcomm dalam situsnya menyatakan apabila dibandingkan dengan teknologi chipset 10nm FinFET, teknologi Samsung 7nm LPP EUV ini meningkatkan efisiensi area sebanyak 40 persen dibarengi dengan performanya sebesar 10 persen dan konsumsi daya yang lebih rendah lagi mencapai 35 persen.

Dalam kerja sama ini, Qualcomm akan membenamkan modem X24 untuk chipset pertama mereka yang mengusung ukuran 7nm. X24 tidak lain adalah modem 4G LTE dengan kecepatan 2 GBps yang ditanamkan pada prosesor terbaru mereka Snapdragon 845.

Sementara chipset modem Snapdragon X50 kabarnya baru akan tampil di 2019. Dalam acara Mobile Word Congress (MWC) 2018 di Barcelona pada tanggal 26 Februari hingga 1 Maret 2018 nanti kemungkinan Qualcomm akan kembali menjabarkan rencana 5G di tahun ini dan selanjutnya.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.