Majukan Ekosistem Startup, Tech in Asia Gelar Konferensi Minggu Depan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 23 Oct 2017 11:22 WIB
startupdigitalnkri
Majukan Ekosistem Startup, Tech in Asia Gelar Konferensi Minggu Depan
Ilustrasi. (The Next Web)

Metrotvnews.com, Jakarta: Tech in Asia akan menggelar konferensi tahunannya di Jakarta pada 1-2 November. Tujuannya adalah mendukung perkembangan ekosistem startup dan teknologi di Indonesia.

Ini adalah keenam kalinya konferensi Tech in Asia diadakan di Jakarta. Acara yang diadakan minggu depan ini akan diadakan di Jakarta Convention Center. 

Tech in Asia ingin menjadikan konferensi tahunannya kali ini sebagai ajang terbesar di Indonesia. Untuk itu, mereka mempersiapkan 6 panggung, yaitu Main Stage, Developer and Product Stage, Marketing Stage, Startup 101 Stage, Investor Stage dan satu panggung baru, Revenue Stage. 

COO Tech in Asia, Putra Setia Utama mengatakan, konferensi ini merupakan acara untuk mempertemukan pelaku startup, investor dan pemerintah serta para ahli.

Dalam acara ini, Tech in Asia juga mengundang beberapa orang ternama dari startup dan perusahaan, seperti Go-Jek, Bukalapak, Grab, Kudo, Ematic Solutions, McKinsey & Company, Edelman Indonesia dan lain sebagainya. 

Dalam acara ini, Tech in Asia juga mengadakan beberapa agenda. Salah satunya adalah Speed Dating, yang akan mempertemukan startup dengan para investor dari berbagai negara. Selain itu, juga terdapat Bootstrap Alley, pameran dari lebih dari 300 startup yang bergerak di berbagai industri, mulai dari e-commerce, teknologi finansial, sampai AdTech. 

Tech in Asia juga mengadakan sesi Roundtables, yang bertujuan  membantu para peserta konferensi mengenal para ahli industri startup dengan lebih dekat. Peserta sesi Roundtables akan dibatasi dengan harapan membuat diskusi lebih fokus. Untuk sesi networking, Tech in Asia mengadakan acara Night Crawl yang lebih kasual.

Sesi puncak dari konferensi ini adalah Arena. Di sini, para startup terbaik akan melakukan pitching di hadapan peserta dan menjawab pertanyaan para juri. Finalis tidak hanya akan mendapatkan hadiah jutaan rupiah, tapi juga eksposur pada investor. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.