Raja Koduri Mundur dari Radeon Technologies Group dan AMD

Riandanu Madi Utomo    •    Rabu, 08 Nov 2017 11:50 WIB
amd
Raja Koduri Mundur dari Radeon Technologies Group dan AMD
Raja Koduri (AnandTech)

Metrotvnews.com: Berita mengejutkan datang dari AMD. Senior VP sekaligus Chief Architect Radeon Technologies Group (RTG), Raja Koduri dilaporkan telah mengundurkan diri dari posisinya dan sudah tidak lagi bekerja di AMD.

Berita pengunduran diri Raja Koduri terjadi setelah dirinya mengambil absen dari kegiatannya sebagai pimpinan RTG beberapa waktu yang lalu. Raja juga meninggalkan pesan internal khusus yang dibocorkan oleh Nexus. Meski tidak "mengakui" keberadaan pesan tersebut, namun AMD mengkonfirmasi Raja telah mengundurkan diri dari RTG.

"Keputusan ini sangat tidak mudah. Selama 40 hari terakhir saya berpikir keras dan akhirnya memutuskan untuk mundur dari RTG dan AMD," tulis Raja. "Saya akan tetap menjadi penggemar AMD baik secara personal maupun profesional."

Sementara itu menurut AnandTech, AMD telah merilis pernyataan resmi terkait keluarnya Raja dari RTG dan AMD. Dalam pernyataannya, pihak AMD mengatakan mundurnya Raja dari RTG dan AMD tidak akan mempengaruhi roadmap dan rencana pengembangan teknologi grafis RTG. Posisi Raja untuk sementara waktu bakal diisi oleh Lisa Su yang saat ini juga menjabat sebagai CEO AMD.

Raja Koduri merupakan salah satu sosok fenomenal di dunia teknologi komputasi grafis. Selain pernah bekerja untuk AMD dan RTG, ia juga pernah bekerja untuk Apple. Raja juga merupakan alasan mengapa Apple sangat dekat dengan AMD hingga saat ini.

Raja juga merupakan sosok penggebrak industri grafis melalui berbagai produk kartu grafis seperti Radeon RX 480 yang merupakan kartu grafis VR termurah, hingga Radeon RX Vega yang merupakan kartu grafis gaming pertama yang menggunakan teknologi HBM2.

Raja memang masih belum mengumumkan rencana karir kedepannya. Namun, tampaknya ia akan kembali "bertualang" di industri teknologi komputasi grafis.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.