Microsoft Beli Energi Surya dari Singapura

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 01 Mar 2018 18:59 WIB
microsoftenergi terbarukan
Microsoft Beli Energi Surya dari Singapura
Microsoft membeli energi surya dari pembangkit listrik dari Singapura. (AP Photo / Michel Euler, File)

Jakarta: Microsoft akan membeli energi surya dari Sunseap Group yang bermarkas di Singapura. Ini adalah kali pertama Microsoft membeli energi terbarukan di Asia, lapor Reuters

Perusahaan asal Redmond itu kan membeli semua listrik yang dihasilkan oleh pembangkit listrik tenaga surya milik Sunseap selama 20 tahun untuk data center mereka di Singapura. Pembangkit listrik Sunseap terdiri dari sekumpulan panel surya yang ada di atas ratusan atap di Singapura. Pada puncaknya, Sunseap dapat memberikan 60 megawatt listrik. 

"Perjanjian ini adalah perjanjian energi terbarukan pertama Microsoft di Asia dan merupakan perjanjian energi terbarukan ketiga kami di dunia, mengikuti perjanjian serupa di Irlandia dan Belanda pada 2017," kata Christian Belady, General Manager, Cloud Infrastructure Strategy and Architecture, Microsoft.

Microsoft menyebutkan, rencana mereka untuk menggunakan energi terbarukan sebagai sumber energi dari setengah total daya yang data center mereka di dunia berjalan sesuai dengan rencana.

"Begitu proyek ini berjalan, proyek energi surya baru ini akan membuat total pembelian energi terbarukan Microsoft mencapai 860 megawatt," kata Belady. Proyek energi surya terbaru Microsoft ini tengah dibangun dan baru akan bisa digunakan pada akhir tahun. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.