Apple dan LG Tanam Uang di Produsen OLED Headset VR dan AR

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 12 Feb 2018 10:05 WIB
applelg
Apple dan LG Tanam Uang di Produsen OLED Headset VR dan AR
Apple, LG, dan Valve berinvestasi pada produsen layar OLED untuk headset AR dan VR.

Jakarta: Menurut dokumen yang didaftarkan pada U.S. Securities and Exchange Commission (SEC), Apple, LG dan Valve bergabung untuk berinvestasi sebesar USD10 juta (Rp136,9 miliar) pada perusahaan bernama eMagin.

eMagin merupakan produsen layar berukuran kecil yang digunakan pada industri kesehatan, militer dan bisnis industrial. Namun, dokumen pendaftaran SEC tersebut termasuk penyataan dari eMagin berisi petunjuk untuk jumlah modal yang diberikan oleh ketiga perusahan tersebut.

Dalam pernyataannya, eMagin menyebut bahwa saat ini tengah dalam fase diskusi dengan sejumlah perusahaan produk konsumer Tier One, untuk mengembangkan dan merancang layar berukuran kecil bagi headset yang akan digunakan pada perangkat konsumen.

Perangkat konsumer tersebut termasuk headset Augmented Reality (AR) dan Virtual Reality (VR), dan juga termasuk kacamata AR yang dirumorkan tengah dikembangkan Apple, dan ditargetkan akan dirilis pada tahun 2019 mendatang.

Analis Gene Munster menyebut produk ini akan menjadi lebih besar dan lebih populer jika dibandingkan dengan iPhone. Sementara itu, Valve, platform gaming, dilaporkan tengah bekerja sama dengan LG dalam pengembangan headset VR.

Saat ini, eMagin mampu menawarkan layar dengan resolusi tertinggi yaitu 2048 x 2048. Sebagai imbalan dari investasi USD10 juta (Rp136,9 miliar), Apple, LG dan Valve menerima total saham eMagin sebanyak 6.451.613 lembar.

Ketiga perusahaan tersebut juga menerima izin memungkinkannya untuk membeli saham tambahan sebanyak 2.580.645 dengan harga yang tidak disebutkan pada dokumen SEC tersebut.

Pada hari jumat lalu, perdagangan saham eMagin yang terdaftar dengan simbol EMAN ditutup dengan harga USD1,45 (Rp19.863), meningkat 5,45 persen pada hari yang sama.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.