Xiaomi Lanjutkan Distribusi Android Oreo ke Mi A1

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 17 Jan 2018 11:30 WIB
xiaomi
Xiaomi Lanjutkan Distribusi Android Oreo ke Mi A1
Xiaomi melanjutkan proses pendistribusian update Android 8.0 Oreo untuk Mi A1.

Jakarta: Xiaomi melanjutkan pengguliran update sistem operasi mobile terbaru Google, Android 8.0 Oreo untuk smartphone Mi A1. Pengguliran kembali pembaruan tersebut mengindikasikan Xiaomi telah berhasil memperbaiki permasalahannya.

Pengguna Xiaomi Mi A1 yang telah melakukan pembaruan Android 8.0 Oreo sebelumnya akan menerima update tambahan, dengan ukuran 90MB. Sementara itu, pengguna yang belum melakukan update harus untuk mengunduh Android 8.0 Oreo ini dengan ukuran 1,12GB.

Melalui update tersebut, Xiaomi menghadirkan sejumlah perbaikan untuk permasalahan yang dihadirkan update sebelumnya, termasuk opsi gestur sidik jari, konsumsi daya batarei terkait Bluetooth, permasalahan terkait notifikasi, masalah UI volume DND, penundaan aplikasi dial, dan lainnya.

Update yang juga dilengkapi dengan patch keamanan Januari ini bergulir secara berkala. Sehingga pengguna Xiaomi Mi A1 diminta bersabar hingga update tersebut tersedia pada smartphone mereka.

Sebelumnya, Xiaomi menarik kembali dan menghentikan peredaran update Android 8.0 Oreo dari perangkat Mi A1 pada minggu lalu, setelah sejumlah pengguna mengalami permasalahan dengan fitur ponsel, termasuk ikon GPS, sensor sidik jari, kualitas dan lainnya.

Sementara itu, Xiaomi juga mengumumkan rencananya untuk melakukan Initial Public Offering (IPO) guna meningkatkan keuangannya hingga USD100 miliar (Rp1.250 triliun). Xiaomi juga telah mengumumkan bahwa perusahaannya bekerja sama dengan perusahaan perbankan Morgan Stanley dan Goldman Sachs untuk membantu persiapan IPO tersebut.

Morgan Stanley dan Goldman Sachs juga akan bekerja sama dengan Credit Suisse Group AG dan Deutsche Bank AG untuk menyelesaikan kesepakatan tersebut.

Xiaomi juga dilaporkan berencana untuk menggandeng perusahaan perbankan investasi asal Tiongkok pada kelompok yang bertugas membantunya terkait IPO tersebut.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.