Komputer Terkecil Jauh Lebih Kecil dari Beras

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Senin, 25 Jun 2018 11:50 WIB
teknologi
Komputer Terkecil Jauh Lebih Kecil dari Beras
Perbandingan antara bulir beras dengan komputer terkecil.

Jakarta: Tak ingin kalah dari IBM yang memamerkan "komputer terkecil di dunia" pada Maret, tim dari University of Michigan membuat komputer yang lebih kecil lagi. Dengan ukuran 0,33 x 0,33 milimeter, komputer ini jauh lebih kecil dari sebutir beras.

Tim peneliti tersebut pada awalnya membuat komputer terkecil bernama Michigan Micro Mote dengan ukuran 2 x 2 x 4 milimeter. IBM lalu memamerkan komputer dengan ukuran lebih kecil, yaitu 1 x 1 milimeter, menurut laporan Digital Trends

Berbeda dengan komputer biasa, "komputer" buatan tim peneliti ini menggunakan photovoltaics, metode untuk mengubah cahaya menjadi listrik.

Komputer ini terdiri dari prosesor, memori, serta transmitter dan receiver nirkabel yang akan mengirim dan menerima data via cahaya. Komputer tersebut juga dilengkapi dengan base station yang bertugas menyuplai cahaya dan program juga menerima semua transmisi data. 

Saat ini, komputer super kecil ini digunakan sebagai sensor suhu. Ia menggunakan detak elektronik untuk mengubah suhu menjadi interval berselang. Dengan begitu, komputer ini akan bisa menampilkan suhu dari sekumpulan sel tumor dengan tingkat kesalahan 0,1 derajat Celsius. 

"Mengingat sensor suhu ini kecil dan biokompatibel, kami bisa menanamkannya ke seekor tikus, membiarkan sel kanker tumbuh di sekitarnya," kata Gary Luker, Profesor Radiology dan Teknik Biomedis.

"Kami menggunakan sensor suhu ini untuk menyelidiki variasi suhu pada tumor untuk dibandingkan dengan variasi suhu pada sel normal dan kita bisa menjadikan perubahan pada suhu untuk menentukan kesuksesan terapi."

Selain digunakan dalam industri medis, komputer ini juga bisa digunakan untuk tujuan lain, seperti pengawasan audio dan video, memonitor tangki minyak, studi kanker dan lain sebagainya. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.