YouTube Juga Diam-Diam Rekam Data Pengguna?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 10 Apr 2018 17:31 WIB
youtube
YouTube Juga Diam-Diam Rekam Data Pengguna?
Ilustrasi. (ISTOCKPHOTO)

Jakarta: Pemanfaatan data pengguna yang tersebar di internet tampak semakin tidak terhindarkan dan menjadi bola saju bagi penyedia layanan digital. Kini YouTube dikabarkan tersandung masalah data pengguna layaknya Facebook.

Meskipun tidak mengalami kebocoran data seperti Facebook, komunitas di Amerika Serikat mengajukan tuntutan hukum kepada YouTube, karena diam-diam mengumpulkan data pengguna dari pengguna usia anak-anak, dikutip dari New York Times.

Tidak kurang, ada 20 komunitas perlindungan konsumen yang menyatakan bahwa YouTube diam-diam mengumpulkan data sensitif terkait pengguna usia anak-anak di bawah 13 tahun dan memanfaatkannya untuk dijual kepada ahensi periklanan.

Meskipun begitu, YouTube sebenarnya sudah menjelaskan peraturan bahwa penggunaa layanannya hanya untuk usia 13 tahun ke atas, dan di bawah usia tersebut sebaiknya menggunakan layanan YouTube Kids.

Namun, para penuntut tetap beranggapan bahwa YouTube sadar ada pengguna mereka yang berusia di bawah 13 tahun.

Para penuntut menegaskan bahwa YouTube melanggar Children’s Online Privacy Protection Act yakni perundang-undangan bahwa kegiatan pengumpulan data terkait pengguna di bawah usia 13 tahun harus berdasarkan persetujuan dan pengawasan orangtua.

Dilaporkan bahwa pihak YouTube telah memberikan pernyataan tentang investigasi yang mereka lakukan atas problem ini tapi sekali lagi mereka tetap menegaskan bahwa layanan YouTube memang bukan untuk anak di bawah usia 13 tahun.

Belum jelas maksud tuduhan komunitas tersebut. Sebetulnya hal yang wajar apabila algoritma Google menganalisis penggunanya dan menyodorkan iklan yang sesuai dengan segmen penggunanya.

Namun, pada penuntut tampaknya tidak menyetujui hal tersebut dan beranggapan  YouTube telah menggali informasi sensitif dari pengguna di bawah usia 13 tahun.


(MMI)

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan
Review Smartphone

Oppo F7, Kamera Bagus Berkat Kecerdasan Buatan

1 day Ago

Oppo menghadirkan pengalaman menggunakan kamera dan hasil foto yang baik dan menyenangkan, berk…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.