Samsung Galaxy F Tidak Pakai Gorilla Glass

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 19 Sep 2018 10:50 WIB
samsung
Samsung Galaxy F Tidak Pakai Gorilla Glass
Samsung Galaxy F dilaporkan tidak akan menggunakan panel pelindung Corning Gorilla Glass.

Jakarta: Rencana Samsung untuk meluncurkan ponsel lipat pada awal tahun 2019 bukan lagi rahasia. Namun, laporan terbaru menyebut bahwa layar unik smartphone ini akan hadir dengan kemunduran signifikan terkait dengan durabilitas.

Serupa sebagian besar smartphone yang tersedia di pasar saat ini, perangkat lipat Samsung bernama Galaxy F ini akan menggunakan lapisan bahan yang telah diperkuat di bagian layar dengan tujuan untuk melindungi panel layar di bawahnya.

Umumnya, dan khususnya pada perangkat premium, hal ini mengindikasikan penggunaan panel Gorilla Glass di atas panel depan. Namun, usungan desain lipat pada perangkat premium terbaru Samsung, solusi ini tidak lagi memungkinkan.

Samsung memutuskan untuk memanfaatkan bahan Polymide (PI) transparan baru yang dipasok oleh perusahaan asal Jepang, Sumitomo Chemical. Sayangnya, solusi baru ini tidak lebih kokoh jika dibandingkan dengan panel karya Gorilla Glass.

Namun, menggunakan bahan plastik memungkinkan smartphone Samsung ini menjadi lebih fleksibel dan tahan terhadap suhu panas. Kedua faktor tersebut merupakan fitur penting yang diusung Samsung pada ponsel berdesain lipatnya.

Kini menurut laporan yang beredar, pemasok tradisional Corning telah mengembangkan solusi karyanya untuk ponsel berdesain lipat. Sayangnya, Samsung menilai solusi Corning tersebut belum cukup canggih, menjadi alasannya mengadopsi panel PI transparan.

Proses produksi smartphone berdesain lipat pertama Samsung belum resmi dimulai, sehingga dapat dipahami bahwa pemasok lapisan pelindung ini masih berupaya memperbaiki solusi karyanya sebaik mungkin.

Dengan waktu perilisan diperkirakan pada bulan Januari, konsumen tidak perlu menunggu lama hingga versi akhir produk memasuki proses produksi.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.