Evercoss Targetkan Seri Xtream Pertama Terjual 600 Ribu Unit

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 06 Apr 2018 18:06 WIB
xlevercoss
Evercoss Targetkan Seri Xtream Pertama Terjual 600 Ribu Unit
Evercoss menargetkan ponsel kolaborasi dengan XL Axiata terjual sebanyak 600 ribu unit.

Jakarta: Resmi meluncur di pasar Indonesia, smartphone pertama hasil kolaborasi XL Axiata dan Evercoss, yaitu Xtream 1 dan Xtream 1 Plus ditargetkan untuk terjual sebanyak 600 ribu unit. Baik XL Axiata maupun Evercoss mengaku optimis target ini akan tercapai dalam waktu dekat.

"Kami yakin target penjualan untuk perangkat Xtream 1 dan Xtream 1 Plus ini sebanyak 600 ribu unit akan tercapai, mengingat perangkat ini menghadirkan penawaran menarik dan sesuai dengan minat konsumen yang saat ini cenderung lebih menyukai menonton konten video terutama via YouTube," ujar Head of Marketing Communication Evercoss Indonesia Suryadi Willim.

Selain Xtream 1 dan Xtream 1 Plus, Evercoss mengaku akan menghadirkan dua ponsel cerdas lain dalam lini Xtream sebagai bentuk kerja sama ekslusif dengan XL Axiata. Tidak mengungkap tanggal pasti, Suryadi menyebut kedua perangkat ini akan akan diluncurkan pada tahun 2018 ini.

Sementara itu, selain RAM 1GB dan ruang penyimpanan 8GB, Xtream 1 dan Xtream 1 Plus juga didukung oleh prosesor Spreadtrum quad core 1,3 GHz, serta baterai 2.650 mAh. Xtream 1 Plus juga diklaim mengusung sejumlah fitur keamanan seperti sensor pemindai sidik jari dan Face Unlock, namun masih menggunakan sistem operasi Android 7.0 Nougat.

Hanya mengusung RAM 1GB, Suryadi mengaku yakin perangkatnya mampu menyuguhkan pengalaman menonton video beresolusi 4K tanpa gangguan lag. Menurutnya, lag terjadi jika perangkat membuka beberapa aplikasi secara bersamaan.

"Nge-lag itu karena buka aplikasi sudah banyak, kalau enggak di-close nge-lag... Saya berani menjamin untuk buka YouTube untuk 4K sekalipun enggak gangguan dengan catatan jangan ditimpa dibuka bersamaan," ujar Suryadi.

Baik XL Axiata maupun Evercoss berharap melalui peluncuran perangkat ini, seluruh lapisan masyarakat, baik konsumen milenial yang menjadi target utama lini Xtream maupun masyarakat secara luas, mampu menikmati konten video streaming tanpa kendala.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.