Ada Prosesor Intel Core i5+, i7+, dan i9+, Apa Bedanya?

Cahyandaru Kuncorojati    •    Kamis, 05 Apr 2018 14:23 WIB
intel
Ada Prosesor Intel Core i5+, i7+, dan i9+, Apa Bedanya?
Varian prosesor Intel yang sudah ditanamkan langsung dengan teknologi Intel Optane.

Jakarta: Intel mengumumkan kehadiran rumpun prosesor baru, dengan penamaan Intel Core i5+, i7+, dan i9+. Hal ini tentu sedikit membingungkan konsumen, apa perbedannya dengan Intel Core i5, i7, dan i9?

Kehadiran tanda "+" disamping jenis Intel Core yang digunakan pada perangkat menandakan bahwa prosesor Intel yang Anda gunakan sudah langsung hadir satu paket dengan teknologi Intel Optane.

Intel Optane sendiri merupakan komponen teknologi Intel yang membantu perangkat HDD bekerja lebih cepat setara SSD. Teknologi Intel Optane yang diperkenalkan tahun 2017, menjadi solusi bagi pengguna yang masih mengandalkan HDD karena harga SSD jauh lebih mahal dan memiliki kapasitas yang lebih kecil.



Dalam pengumumannya, tidak hanya Intel Optane yang hadir langsung dalam prosesor yang digunakan pada desktop atau laptop yang konsumen beli, tapi juga ada teknologi baru bernama Data Drive Acceleration.

Teknologi tersebut bekerja sebagai cached drive yang mengenali software atau data yang sering diakses penggunanya, sehingga desktop atau laptop yang menggunakan varian prosesor Intel Core i5+, i7+, dan i9+ mampu memiliki kecepatan empat kali lebih kencang dari biasanya berkat perpaduan Intel Optane dan Data Drive Acceleration.



Lantas apa tujuan Intel dari teknologi ini? Jelas langkah Intel kali ini tidak bisa hanya dianggap untuk semakin mempercepat kinerja komputasi desktop atau PC, tapi menyasar PC gaming dan laptop gaming, yang kini telah menjadi lineup yang wajib dimiliki setiap vendor.




(MMI)

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng
Review Smartphone

ASUS Zenfone Max Pro M1, Pas untuk yang Suka Main Game Bareng

6 hours Ago

Menjual daya tahan baterai yang awet dengan kebutuhan mobile gaming adalah perpaduan yang pas.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.