GK-PnP Indonesia Bawa 11 Startup ke Hadapan Investor dan Pemerintah

Mohammad Mamduh    •    Senin, 30 Apr 2018 11:11 WIB
startup
GK-PnP Indonesia Bawa 11 Startup ke Hadapan Investor dan Pemerintah
GK-PnP Expo 2.0 di Jakarta

Jakarta: GK-PnP memperkenalkan sebelas startup angkatan keduanya, yaitu Cheers, Datanest, Duithape, Dana Bijak, Gandeng Tangan, Gringgo, Indogold, Manpro, Trukita, Periksa.ID, dan Weston.

Dalam acara yang bertajuk “Tech for a Better Indonesia” pekan lalu ini, para startup mempresentasikan teknologi yang mereka bangun di hadapan ratusan tamu yang terdiri dari investor, pemerintah, korporasi, dan media. 
 
“Tema Tech for a Better Indonesia kami angkat untuk memotivasi generasi muda untuk dapat kontribusi lebih aktif lagi untuk Indonesia melalui teknologi. Apalagi generasi milenial adalah Digital Natives,” tutur Wesley Harjono, Managing Director GK–PnP.
 
Selama tiga bulan berlangsungnya program, kesebelas startup mendapatkan sejumlah fasilitas mulai dari pendanaan awal, workshop, 1:1 mentoring session, jaringan ke media, coworking space gratis, hingga koneksi ke korporasi.

Saat ini, GK–PnP telah memiliki empat rekan korporasi di Indonesia yaitu Astra Internasional, Bank BNI, Bank BTN, dan SinarMas. Menurut catatan, sudah ada sebanyak 8 pilot project yang berjalan antara startup gelombang 1 dan 2 dengan rekan korporasi GK-PnP ditambah 18 ongoing discussion.  
 
Adapun kelulusan kesebelas startup ini juga menandai dibukanya pendaftaran untuk angkatan ketiga GK-PnP. Pendaftaran yang akan ditutup pada 30 April ini dibuka untuk lebih banyak vertical.

Jika dalam batch pertama dan kedua GK-PnP lebih berfokus pada seed-stage startup yang bergerak di bidang fintech dan mobile, kali ini GK-PnP mengundang startup yang bergerak dibidang Mobility, IoT, Food & Agriculture Tech, dan Sustainability untuk bergabung.

Berikut 11 startup yang tergabung dalam angkatan kedua GK-PnP:

1. Cheers
Cheers memudahkan developer mengintegrasikan e-wallet di dalam aplikasi yang dibangun secara mandiri sehingga para penggunanya dapat terhubung secara finansial.

2.Dana Bijak
Danabijak adalah layanan pinjaman online tanpa agunan yang menawarkan pinjaman mikro kepada seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

3.Datanest
Datanest menyediakan jasa pengolahan data dengan machine learning dan Artificial Intelligence sehingga dapat dijadikan sebagai dasar untuk pengambilan keputusan.

4.Duit Hape
Duit Hape merupakan sistem pembayaran dan pengiriman uang seluler independen yang dapat bekerja di semua sistem operasi, operator telekomunikasi, dan bank. Duit Hape memungkinkan penggunanya untuk melakukan setoran tunai dan penarikan, transfer, pembayaran cicilan, jaminan sosial, dan sebagainya.

5.Gandeng Tangan
Gandeng tangan merupakan peer-to-peer lending platform yang bertujuan memberikan investasi jangka pendek untuk membantu pembiayaan UMKM.

6.Gringgo
Gringgo adalah aplikasi yang mengagregasi dan mengatur layanan pengumpulan serta daur ulang sampah.
 
7.Indogold
Indogold adalah platform online yang membantu penggunanya melakukan investasi logam mulia secara aman dan fleksibel. Mulai dari tabungan emas dengan berat terkecil 0.001 gram, layanan cicilan untuk pelanggan, penggadaian logam mulia, dan sebagainya.

8.Manpro
Manpro menawarkan solusi project management, khususnya untuk proyek konstruksi. Dengan Manpro, pengguna dapat mengakses dokumen atau gambar dengan mudah.

9.Periksa ID
Periksa ID adalah solusi terintegras guna meningkatkan kualitas pelayanan di bidang kesehatan menjadi lebih responsif, efektif, dan transparan. Pengguna dapat menulis resep, menyimpan catatan media, mengelola data pasien, menulis resep, dan lainnya. 

10.Trukita
Trukita adalah platform online agar pengguna bisa mendapatkan harga terbaik untuk kebutuhan kargo.

11.Weston
Weston menyediakan solusi untuk renewable energy system di daerah terpencil di Indonesia. Sistem ini dapat digunakan oleh setiap rumah untuk mendapatkan akses listrik dengan sistem pembayaran pay per use yang terjangkau.


(MMI)

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?
Review Smartphone

Xiaomi Mi A2 Lite, Layak Anda Beli?

2 days Ago

Seperti apakah Xiaomi Mi A2 Lite? Apakah ponsel ini bisa memikat hati? Berikut ulasan Medc…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.