Kamera Baru Fujifilm Demi Rayu Pengguna Ponsel

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 08 Sep 2017 14:14 WIB
kamera
Kamera Baru Fujifilm Demi Rayu Pengguna Ponsel
Fujifilm X-E3 ditujukan untuk mengalihkan pengguna kamera smartphone ke kamera digital.

Metrotvnews.com: Canon dan Nikon belum lama ini mengumumkan kamera digital yang ditujukan kepada generasi pengguna smartphone, terlihat dari bekal fitur yang diklaim mampu menarik perhatian mereka dari kamera ponsel cerdas tersbeut.

Tidak ingin ketinggalan, Fujifilm turut menghadirkan kamera untuk target konsumen yang sama, meski mengusung perbedaan. Kamera mirrorless terbaru Fujifilm ini dibekali dengan sejumlah fitur yang umumnya ditemukan pada smartphone.

Perangkat ini juga disebut mengorbankan beberapa hal yang dinilai menjadi faktor menarik dari kamera dengan nama E-X3 untuk fotografer amatir. Fujifilm menyebut E-X3 sebagai "ringerfinder style", berarti menyuguhkan fitur dan kemampuan serupa kamera rangefinder, meski tidak secara keseluruhan.

Fujifil E-X3 tidak dilengkapi dengan viewfinder hibrida baru seperti yang dapat ditemukan pada X-Pro2 berharga lebih mahal. Sebagai gantinya, Fujifilm membekali X-E3 dengan viewfinder elektrik, yang tetap mempu menyuguhkan kemudahan dalam menargetkan obyek foto tanpa gangguan layar. 

Meskipun demikian, E-X3 dilengkapi dengan layar sentuh yang menjadi salah satu daya tarik yang ditawarkannya untuk pengguna smartphone, juga berkat dukungan antarmuka pengguna untuk layar sentuh khusus, seperti yang dilaporkan Slash Gear.

Layar tersebut juga berfungsi sebagai alat pengendali dengan memanfaatkan gestur sentuh dan ketukan, sebab Fujifilm menghilangkan D-Pad serta tombol navigasi fisik yang umum ditemukan pada kamera digital modern. Namun, pengguna tetap dapat menemukan tombol eksposure dan shutter speed di bagian atas kamera.

Fitur serupa smartphone lain yang dihadirkan Fujifilm pada kamera ini adalah Bluetooth Low Energy atau Bluetooth LE. Kamera ini menjadi perangkat pertama Fujifilm pada seri X yang dilengkapi dengan opsi konektivitas nirkabel, mempermudah dan mempercepat proses transfer foto ke perangkat terdekat untuk diunggah ke media sosial.

Sementara itu, E-X3 mengusung nyaris serupa dengan X-Pro2, termasuk sensor X-Trans CMOS III 24,3 megapiksel, prosesor gambar X-Processor Pro, ISO dengan rentang dari 200 hingga 12.800, serta kemampuan untuk merekam video beresolusi 4K 30p. Fujifilm X-E3 akan mulai dipasarkan pada akhir bulan September ini secara global dengan USD900 (Rp11,8 juta).


(MMI)

Xiaomi  Mi 7 Muncul di MWC 2018?
MWC 2018

Xiaomi Mi 7 Muncul di MWC 2018?

1 day Ago

Xiaomi akan turut hadir di ajang MWC 2018 mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan Mi 7.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.