Google akan Akuisisi HTC?

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 08 Sep 2017 12:45 WIB
googlehtc
Google akan Akuisisi HTC?
Google dikabarkan akan mengakuisisi divisi riset dan pengembangan smartphone HTC.

Metrotvnews.com: HTC dilaporkan tengah dalam tahap negosiasi akhir untuk menjual sebagian dari bisnisnya kepada Google. Akuisisi tersebut dianggap memiliki tujuan serupa dengan akuisisi divisi hardware ponsel Nokia oleh Microsoft dan Google pada Motorola.

Berdasarkan laporan Slash Gear, Google hanya akan mengakuisisi divisi riset dan pengembangan smartphone HTC, dan bukan perusahaan secara keseluruhan ataupun divisi pengembangan teknologi Virtual Reality (VR) yang mengembangkan HTC Vive.

Sumber utama rumor akuisisi ini berasal dari media Tiongkok bernama Commercial Times, yang turut mengindikasikan bahwa HTC mempertimbangkan untuk menjual bisnis smartphone miliknya secara keseluruhan kepada Google, atau mempererat kemitraan strategis antara keduanya dalam pembuatan perangkat di masa mendatang.

HTC bekerja sama dengan Google untuk memproduksi Pixel dan Pixel XL pada tahun 2016 lalu, dan dilaporkan akan melanjutkan kerja sama tersebut untuk Pixel 2 pada tahun 2017 ini. Selain HTC, ponsel cerdas Google Pixel 2 dan Pixel XL 2 yang dikabarkan akan diluncurkan pada awal bulan Oktober mendatang tersebut juga akan diproduksi oleh LG.

Informasi yang beredar menyebut HTC akan lebih berhati-hati dalam menggeluti ranah VR, setelah mengalami masa sulit dalam bisnis smartphone. Sebagai pengingat, bisnis smartphone HTC mengalami kerugian secara terus-meerus selama beberapa tahun terakhir, berbeda dengan kondisi bisnis VR yang dinilai cukup baik.

Pertumbuhan yang dialami HTC Vive cukup mampu menjadikan perangkat ini dijuluki pemimpin di ranah VR, dan menjadikannya sebagai salah satu dari dua pemimpin pasar utama di segmen perangkat VR, berdampingan dengan headset karya Oculus, yaitu Rift.

Pada akhir Agustus lalu, beredar rumor yang menyebut bahwa HTC mempertimbangkan untuk menjual bisnis HTC Vive. Rumor lain yang beredar juga menyebut HTC Vive yang dipasarkan kepada konsumen didukung oleh chipset prosesor Qualcomm Snapdragon 835, namun hanya tersedia untuk wilayah Tiongkok.

Sementara itu, laporan keuangan terbaru HTC menampilkan bulan Agustus sebagai bulan tunggal terburuk HTC dalam sepuluh tahun terakhir. HTC juga beberapa kali dirumorkan bersiap untuk meluncurkan HTC U11 mini, meski hingga saat ini peluncuran resmi perangkat tersebut belum terealisasikan. Smartphone yang terakhir kali diluncurkan HTC adalah U11, pada 9 Juni lalu.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.