Saat Sadar Pentingnya Keamanan, Indonesia Jadi Pasar Potensial BlackBerry

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 10 Aug 2017 19:19 WIB
blackberry
Saat Sadar Pentingnya Keamanan, Indonesia Jadi Pasar Potensial BlackBerry
CEO BlackBerry John Chen. (MTVN)

Metrotvnews.com, Jakarta: Setelah mengunjungi Indonesia selama 2 hari, impresi yang CEO BlackBerry John Chen dapatkan adalah tingkat kesadaran masyarakat Indonesia akan pentingnya keamanan masih rendah. 

"Jika ada 2 ponsel yang sama, dan salah satunya menawarkan keamanan tapi memiliki harga lebih mahal, kemungkinan, Anda tidak akan membelinya," ujar Chen saat ditemui di SCTV Tower, Jakarta, Kamis (10/8/2017). Namun, di masa depan, dia percaya data yang tersimpan di ponsel akan menjadi semakin penting.

"Anda bisa melakukan transaksi perbankan. Di masa depan, rekam medis Anda bisa tersimpan di ponsel, selain itu, data kartu kredit Anda juga ada di ponsel, lokasi Anda, identitas, Anda. Keamanan menjadi lebih penting dari yang Anda kira," kata Chen. 

Chen merasa, meski kesadaran masyarakat Indonesia akan keamanan saat ini masih rendah, begitu mereka sadar pentingnya keamanan, maka Indonesia akan menjadi pasar yang sangat potensial untuk BlackBerry. "Pemerintah berkata, Indonesia adalah negara yang lambat untuk mengadopsi teknologi baru, tapi cepat mengejar ketertinggalannya," katanya. 

BlackBerry ingin mempersiapkan diri untuk itu. Menurutnya, kunci untuk masuk ke pasar Indonesia adalah menemukan perusahaan lokal untuk dijadikan rekan yang bersedia untuk menanamkan investasi di pasar dan menggunakan teknologi BlackBerry.

Chen yakin, masyarakat dan pemerintah Indonesia akan sadar betapa pentingnya keamanan. Seiring dengan semakin pentingnya peran Indonesia dalam perdagangan di Asia, katanya, maka keamanan akan menjadi semakin penting untuk perusahaan dan pemerintah Indonesia. 

"Ketika Anda melakukan bisnis antar negara, Anda memerlukan standar keamanan, baik di perbankan, industri asuransi, sistem imigrasi," ucapnya. 


(MMI)

Video /