Mengaku Sebagai Pencipta Bitcoin, Pria Ini Kena Tuntut

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 28 Feb 2018 14:02 WIB
bitcoin
Mengaku Sebagai Pencipta Bitcoin, Pria Ini Kena Tuntut
Orang yang mengklaim sebagai kreator bitcoin dituntut. (AFP PHOTO / Justin TALLIS)

Jakarta: Craig Wright, pria asal Australia yang pernah mengaku sebagai kreator bitcoin, Satoshi Nakamoto, kini dituntut dalam tuntutan bernilai miliaran dollar. Wright dituntut oleh estat dari David Kleiman, yang diduga membantu Wright untuk menciptakan cryptocurrency itu. 

Kleiman meninggal pada 2013, meski saudara laki-lakinya, Ira, mengklaim bahwa Wright telah mengambil bitcoin David Kleiman.

Menurut Motherboard, ada kemungkinan bahwa Wright dan Kleiman ikut serta dalam penciptaan bitcoin. Kemungkinan lainnya adalah keduanya terlibat dalam bitcoin tidak lama setelah ia dibuat. Karena itu, mereka memiliki alat untuk menambang, memungkinkan mereka untuk menimbun bitcoin pada awal kemunculannya.

Wright dan Kleiman diduga memiliki setidaknya 1,1 juta bitcoin, meski tidak ada orang yang tahu pasti jumlah yang mereka miliki. Tuntutan yang menjerat Wright mempermasalahkan tindakannya tidak lama setelah Kleiman meninggal pada 2013. 

Wright menghubungi ayah Kleiman. Dia kemudian dituduh telah melakukan penipuan, mengklaim David Kleiman telah menandatangani perjanjian yang memindahtangankan kendali atas W&K, perusahaan di bawah Kleiman, pada Wright.

Dia memberikan bukti pernyataannya dengan dokumen yang Ira Kleiman rasa adalah dokumen palsu, lengkap dengan tanda tngan palsu. 

Dalam tuntutan pada Wright, disebutkan bahwa nilai bitcoin dan properti intelektual terkait, bernilai sekitar USD5 miliar (Rp68,6 triliun) sampai USD10 miliar (Rp137,2 triliun). Dokumen itu juga mengklaim bahwa tanda tangan pada dokumen yang Wright tunjukkan merupakan tanda tangan buatan komputer.

Wright sendiri memiliki reputasi yang tidak terlalu baik di komunitas bitcoin. Pada 2016, dia mengaku bahwa dia adalah Nakamoto. Mengundang BBC, The Economist, dan GQ, dia menunjukkan bukti bahwa dia adalah pencipta bitcoin, yang diverifikasi oleh Gavin Adresen, orang di balik organisasi Bitcoin Foundation. 

Namun, klaim Wright ini kemudian dibantah para peneliti. Beberapa hari kemudian, Wright menarik kembali pernyataannya, menyebutkan bahwa dia tidak punya "keberanian" untuk membuktikan dirinya sebagai Nakamoto.  


(MMI)

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat
Review Smartphone

Samsung Galaxy A9, Si Unik Berkamera Empat

5 days Ago

Samsung mengakhiri tahun 2018 dengan ponsel inovatif dalam hal kamera dengan dukungan empat kam…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.