Computex 2017

Corsair: Kursi Gaming Bukan Barang Sembarangan

Riandanu Madi Utomo    •    Sabtu, 03 Jun 2017 15:47 WIB
corsaircomputex 2017
Corsair: Kursi Gaming Bukan Barang Sembarangan
Kursi gaming Corsair dirancang khusus agar gamer bisa bermain dengan nyaman dalam waktu yang lama

Metrotvnews.com, Taipei: Perangkat gaming saat ini tidak sebatas pada mouse, keyboard, headset, atau mousepad.

Kursi gaming adalah perangkat berikutnya yang bisa menjadi penunjang bermain. Namun, sebagian besar orang menganggap remeh kursi gaming. Masih banyak yang mengatakan bahwa ini adalah perangkat yang tidak begitu diperlukan. Corsair sendiri memiliki pandangan yang berbeda.

Dalam ajang Computex 2017, Corsair memamerkan kursi gaming COrsair T1 Race. Mereka menjelaskan bahwa pada dasarnya kursi gaming adalah salah satu perangkat yang cukup esensial untuk gamer kelas berat. Tidak hanya gamer profesional, hal ini juga berlaku untuk mereka yang tidak mencari uang via game, tetapi memiliki jam bermain yang sangat lama, misalnya 8 jam per hari.



“Kursi gaming memiliki desain yang menopang tubuh dalam waktu yang cukup lama,” Michael Hooper, Product Manager. Namun, kursi gaming harus memiliki beberapa kriteria, bukan asal mempunyai desain khas gaming yang mempunyai kesan keren.

“Pertama, build quality harus bagus. Kedua, desainnya juga harus tepat karena tugasnya adalah menopang tubuh dalam waktu yang lama.”

Corsair menyebutkan, mereka cukup serius menggarap kursi gaming. Hal ini dibuktikan dengan menggandeng pabrikan kursi balap untuk menciptakan Corsair T1 Race. “Kami meminta mereka untuk merancang kursi gaming sesuai keinginan kami.”



Pabrikan kursi balap memang sudah biasa menciptakan kursi yang tepat karena pebalap Formula 1 memerlukan kursi yang sangat nyaman dan membantu mereka konsentrasi dalam waktu yang cukup lama. Kualitas kursi gaming juga bisa terlihat dari kestabilannya saat menopang tubuh dalam sudut yang hampir tidak mungkin, seperti sudut penyangga yang dibuat 180 derajat.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.