Sasar Pasar Data Center, Lenovo Kenalkan SDDC

Cahyandaru Kuncorojati    •    Senin, 02 Apr 2018 12:19 WIB
lenovocorporate
Sasar Pasar Data Center, Lenovo Kenalkan SDDC
Ilustrasi data center.

Jakarta: Seiring meningkatnya perkembangan teknologi dan julah pengguna perangkat pintar maka kebutuhan akan layanan IT sekaligus data center menjadi tumbuh subur. Indonesia juga termasuk negara yang memiliki kebutuhan sangat tinggi akan data center.

Mengutip data IDC dalam survei yang dilakukan kepada para pemimpin teknologi, 72 persen responden kini berencana ataupun sudah melakukan apa yang disebut intelligent digital transformation, yaitu transformasi digital yang berfokus pada kecerdasan,.

Tujuannya mendukung penerapan teknologi baru, misalnya machine learning, AI, Big Data, robotika, dan lain sebagainya yang membutuhkan data center dalam infrastrukturnya.

Oleh sebab itu, Lenovo kini membawa inovasi yang sudah diluncurkan tahun lalu ke Indonesia, yakni Software-Defined Data Center (SDDC).

Inovasi Software-Defined Data Center (SDDC) sudah mencakup teknologi seperti Hyperconverged, Software-Defined Storage, Software-Defined Networking dan Network Function Virtualization (NFV), yang semuanya bernaung di bawah portfolio ThinkAgile.

Software-Defined Data Center (SDDC) yang masuk dalam portofolio ThinkAgile berbasis ThinkSystem dari Lenovo terdiri dari 14 server yang bisa dikonfigurasi untuk platform rack dan tower, mission critical, dense serta blade, dan juga desain sistem hyperscale yang baru.

"ThinkAgile dikembangkan secara khusus untuk bekerja secara lancar dengan sistem yang sudah ada, tanpa harus melakukan konfigurasi ulang data center,” kata Country Manager, Data Center Group Lenovo Indonesia, Dick Bahar.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.