Mark Zuckerberg Setuju Bersaksi di Sidang Terkait Privasi Data

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 28 Mar 2018 14:39 WIB
facebook
Mark Zuckerberg Setuju Bersaksi di Sidang Terkait Privasi Data
Mark Zuckerberg dilaporkan bersedia bersaksi di sidang terkait denga privasi data.

Jakarta: Akibat insiden yang melibatkan Facebook dan Cambridge Analytica terus berlanjut, Co-founder dan CEO Facebook Mark Zuckerberg diminta bersaksi di sidang yang akan diselenggarakan oleh Senate Judiciary Committee Amerika Serikat pada 10 April mendatang.

Sidang tersebut akan terfokus pada privasi data. Tidak hanya Facebook, sidang ini turut mengundang CEO Google Sundar Pichai dan CEO Twitter Jack Dorsey.

Sementara itu pada minggu lalu, informasi yang beredar mengungkap data pribadi sebanyak 50 juta pengguna Facebook digunakan tanpa sepengetahuan mereka, untuk menciptakan profil psikologis yang digunakan pada pemilihan presiden tahun 2016.

Data tersebut seharusnya disimpan oleh peneliti Amerika-Rusia Aleksandr Kogan, namun kemudian beralih ke tangan Steve Bannon dan Alexander Nix di Cambridge Analytica.

Perusahaan tersebut kemudian menggunakan informasi ini untuk menempatkan iklan terkait kandidat Donald Trump pada individu dan waktu yang tepat.

Strategi ini berhasil menjadikan suara untuk Donald Trump lebih tinggi jika dibandingkan dengan Hillary Clinton, yaitu sebesar 4.000 suara. Hal tersebut mengejutkan sejumlah pihak, sebab Clinton lebih unggul dari Trump pada pemungutan suara terkait popularitas, menerima 3.000 suara.

Permasalahan ini terkait dengan peluang bahwa Facebook telah melanggar keputusan persetujuan tahun 2011 yang disepakatinya dengan Federal Trade Commission (FTC).

Persetujuan ini ditujukan untuk mencegah Facebook berbagi informasi terkait pengguna tanpa izin. Sementara itu, FTC mengonfirmasi tengah melakukan investigasi terhadap Facebook.

Zuckerberg juga memutuskan untuk tidak bersaksi sebelum sidang yang diselenggarakan oleh British Parliament. Badan penegak hukum di negara Ratu Elizabeth ini berencana menggali informasi terkait cara Cambridge Analytica memperoleh data 50 pengguna Facebook tersebut.

Posisi Zuckerberg untuk memberikan kesaksian sebelum sidang dengan komite Parliament Digital, Culture, Media and Sport Inggris dilaporkan akan digantikan oleh Chief Technology Officer Facebook Mike Schroepfer, atau Chief Product Officer Facebook Chris Cox.

Pada Minggu lalu, Zuckerberg merilis permintaan maaf terkait kebocoran data kepada pengguna platform jejaring sosialnya dalam bentuk tulisan yang mendominasi satu halaman surat kabar secara penuh, di sejumlah surat kabar di Amerika Serikat dan Inggris.

Dalam surat permohonan maafnya, Zuckerberg juga meminta pengguna untuk memberikan Facebook kesempatan kedua.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.