Tik Tok Janji ke Rudiantara Bersihkan Konten

Lufthi Anggraeni    •    Rabu, 04 Jul 2018 20:21 WIB
Tik Tok
Tik Tok Janji ke Rudiantara Bersihkan Konten
Kunjungan Tik Tok ke kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika di Jakarta, Rabu 4 Juli 2018

Jakarta: Setelah resmi diblokir, perwakilan Tik Tok menemui Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia dan mengungkapkan sejumlah komitmen yang akan dilakukannya demi memperoleh kembali akses dan mencegah pemblokiran lagi.

"Tik Tok sampaikan kenapa itu terjadi. Dan bagi kami yang penting ada komitmen membersihkan semua konten negatif. Setelah itu, mereka berkomitmen hire puluhan orang untuk bersihkan konten negatif," ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Rudiantara.

Rudiantara juga menyebut akan memeriksa komitmen Tik Tok untuk melakukan filterisasi konten yang akan datang. Pemeriksaan ini disebut Rudiantara akan menjadi bahan penilaian untuk menentukan pemblokiran pada aplikasi tersebut.

Selain membersihkan dan melakukan filterisasi konten, Tik Tok juga menyebut akan melakukan sejumlah perubahan kebijakan, termasuk meningkatkan batas usia minimal pengguna dari 12 tahun menjadi 16 tahun. Selain itu, Kemkominfo turut menuntut Tik Tok untuk mendirikan kantor perwakilan khusus di Indonesia.

Tuntutan tersebut ditujukan Kemkominfo untuk memudahkan dan mempercepat proses koordinasi antara pemerintah dan Tik Tok, jika insiden serupa kembali terjadi.

Sebagai informasi, Tik Tok merupakan perusahaan pengembang yang dinaungi Beijing Bytedance Technology, yang juga induk perusahaan dari aplikasi agregator berita BaBe.

Permintaan Kemenkominfo tersebut disanggupi oleh Beijing Bytedance Technology, yang menyebut akan mendirikan kantor perwakilan khusus Tik Tok sesegera mungkin, terpisah dari kantor perwakilan BaBe yang telah ada di Indonesia.


(MMI)

Nokia 6.1 Plus, Pilihan Pemburu Android One
Review Smartphone

Nokia 6.1 Plus, Pilihan Pemburu Android One

10 hours Ago

Nokia 6.1 Plus jadi smartphone Android One yang layak menjadi pilihan di antara merek lainnya.…

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.