Ganti Nama, Tamago Chronos Perbanyak Divisi untuk Esport Indonesia

Mohammad Mamduh    •    Jumat, 14 Sep 2018 15:55 WIB
gamesesport
Ganti Nama, Tamago Chronos Perbanyak Divisi untuk Esport Indonesia
Tim esport Tamago Chronos

Jakarta: Tim esport Chronos baru saja berganti nama menjadi Tamago Chronos. Pergantian nama ini disebabkan karena mereka baru saja mendapat sponsor dari perusahaan streaming Tamago.

Tamago sendiri merupakan perusahaan streaming dari Malaysia. Founder Tamago Chronos Dion mengatakan bahwa Tamago mendatangi sendiri tim Chronos untuk penjajakan sebagai mitra sponsor. Penjajakan ini dilakukan karena tim Chronos dinilai memiliki potensi yang besar di industri esport Indonesia.

“Awalnya pihak Tamago menghubungi fanpage Chronos di Facebook dan ingin bertemu dengan saya selaku salah satu pemilik dari Chronos. Mereka ingin menjadi sponsor karena Chronos sendiri merupakan salah satu tim esport baru yang sedang naik pamornya,” ujar Dion dalam keterangan resmi kepada Medcom.id.

Tamago sendiri sebelumnya memiliki tim esport bernama Tamago yang bergerak di divisi Mobile Legends. Sayangnya, tim tersebut gagal bersinar. Melihat potensi Chronos, mereka pun langsung menghubungi tim tersebut.



Ini bukan pertama kalinya tim Chronos mendapat sponsor. Sebelumnya mereka juga pernah disponsori oleh perusahaan bernama Sades. Namun, baru kali ini ada sponsor yang sifatnya platinum. Karenanya, Chronos pun berganti nama menjadi Tamago Chronos.

Bicara karir, tim Chronos sendiri baru terbentuk sekitar bulan April 2018 lalu. Nama tim ini sendiri diambil dari nama iCafe yang sama yang terletak di Jalan Tambak No.33 Pegangsaan Jakarta Pusat.

Ketika dibentuk di awal Chronos berfokus pada pertandingan game Cross Fire: Next Generation. Seiring berjalannya waktu tim ini mulai memperluas divisi gaming mereka ke beberapa judul game, antara lain Mobile Legends: Bang Bang, PlayerUnknown’s Battleground, Cross Fire, Counter-Strike: Goball Offensive, DOTA 2, Rules of Survival, PUBG Mobile, Fortnite, dan League of Legend.

Tim ini pun telah mengikuti beberapa kejuaraan, salah satunya adalah juara 6 dalam IEC Kratingdaeng 2018. Ke depannya, Tamago Chronos siap mengikuti kejuaraan CFS Indonesia, Popcon Asia, dan Seaca Tournament.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.