Kepolisian Sukabumi Buat Aplikasi Tombol Panik

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 03 Oct 2016 18:27 WIB
digitalnkri
Kepolisian Sukabumi Buat Aplikasi Tombol Panik
Kepolisian Resor Sukabumi menciptakan aplikas Tombol Panik untuk memudahkan masyarakat dalam melaporkan insiden kriminalitas.

Metrotvnews.com, Sukabumi: Teknologi terbukti dapat membantu menghadirkan kemudahan bagi kehidupan manusia, salah satunya di bidang keamanan. Bukan hanya keamanan siber, teknologi juga kini juga bermanfaat untuk menghadirkan keamanan secara fisik.

Hal ini ditunjukan oleh pihak kepolisian Resor Sukabumi yang memanfaatkan teknologi untuk menghadirkan solusi penanganan keamanan untuk masyarakat di area tersebut. Pemanfaatan tersebut dihadirkan dalam bentuk aplikasi bernama Tombol Panik.

"Polisi dari Polres Sukabumi akan segera untuk datang ke tempat dimana masyarakat yang memerlukan bantuan tersebut. Dengan cara, tentunya, melihat aplikasi tersebut, kemudian dicek posisinya, dan juga akan tergambar posisinya di Google Maps, terkait dengan arah tujuan masyarakat yang memerlukan bantuan," ujar Kapolres Sukabumi, AKBP Muhammad Ngajib.

Masyarakat Sukabumi dapat memanfaatkan aplikasi tersebut dengan menekan tombol di dalam aplikasi sebanyak tiga kali. Menekan tombol tersebut akan engirimkan sinyal yang diterjemahkan ke dalam suara sirine pada perangkat di jajaran kepolisian Sukabumi, yang dipantau oleh tim khusus.

Kehadiran aplikasi ini juga ditujukan untuk memungkinkan warga Sukabumi di area terpencil untuk mendapatkan bantuan saat mengalami insiden kriminalitas. Selain itu, aplikasi ini juga mempermudah pihak kepolisian dalam menjangkau lokasi pelapor insiden tersebut, berkat tampilan titik lokasi pada aplikasi.

Sejumlah warga Sukabumi yang telah mengunduh dan menggunakan aplikasi ini mengaku merasa terbantu dengan kehadiran. Salah seorang warga bernama Seti Susanti mengaku aplikasi ini memungkinkannya sebagai warga untuk dapat langsung menghubungi pihak kepolisian saat mengalami atau menyaksikan tindak kejahatan.

Menggunakan sistem operasi Android sebagai basisnya, warga dapat mengunduh aplikasi ini melalui toko aplikasi Google, yaitu Play Store, secara gratis.

 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.