Gerakan Nasional 1000 Startup Digital

Inilah 3 Startup Yogyakarta yang Siap Ikut Tahap Inkubasi

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 30 Nov 2016 07:52 WIB
startupdigitalnkri
Inilah 3 Startup Yogyakarta yang Siap Ikut Tahap Inkubasi
Acara Bootcamp yang diadakan di Yogyakarta.

Metrotvnews.com, Jakarta: Bootcamp Gerakan Nasional 1000 Startup Digital baru saja selesai digelar di Yogyakarta pada tanggal 25-27 November lalu.

Dalam acara ini, 13 tim yang terpilih dalam fase sebelumnya sudah harus dapat menunjukkan prototipe dari produk yang hendak mereka luncurkan dan membuat strategi bisnis yang solid sebelum mereka meluncurkan produknya ke masyarakat.

Selain itu, dalam fase ini, para startup juga diharapkan akan dapat membangun tim yang solid. Dipandu dengan para mentor, startup yang menjadi peserta dalam fase ini akan mendapatkan berbagai materi tentang pengembangan produk, desain dan marketing. Selain itu, mereka juga akan mendapatkan pelatihan bersama mentor secara sendiri-sendiri.

Pada hari terakhir Bootcamp, yaitu pada tanggal 27 November, para peserta akan mendapatkan booth untuk menunjukkan produk mereka pada para pengunjung. Setelah itu, mereka juga akan melakukan pitching pada para juri. Dari 13 peserta, 3 startup terpilih untuk melanjutkan ke fase inkubasi.

Inkubasi adalah program 3 bulan yang bertujuan agar para startup dapat memperbaiki produk mereka dan meluncurkannya. Ketiga startup asal Yogyakarta yang terpilih ini akan dapat berkantor di coworking space, yang juga menjadi tempat sesi konsultasi dengan para mentornya.

"Pilihan kami berdasarkan progress yang mereka sudah capai setelah Hacksprint, chemistry tim dan semangat masing-masing anggota tim dalam mengembangkan startup mereka," kata Guntur Sarwohadi, Head of Mentor Innovative Academy dan salah satu mentor dalam fase Hacksprint dan Bootcamp.

"Kami tentu berekspektasi mereka dapat menghasilkan produk yang dapat dipakai pengguna, idealnya versi beta atau bahkan live."

Ketiga startup yang terpilih adalah Roster, Wazte dan Turdesa. Roster adalah aplikasi untuk membantu peternak ayam mengoptimalkan pakan ternak ayam menggunakan sistem Bluetooth dan IoT (Internet of Things). Sementara Turdesa, seperti namanya, bertujuan untuk memudahkan pemesanan paket wisata ke desa-desa.

Wazte adalah aplikasi bank sampah virtual. Ia menawarkan pengangkutan sampah terpilah gratis bagi warga yang bersedia untuk memilah sampahnya. Setelah itu, para warga juga akan mendapatkan bagi hasil penjualan sampah yang terkumpul melalui rekening online.


(MMI)

Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s
Review Smartphone

Menjajal Lebih dalam Polytron Prime 7s

2 days Ago

Polytron Prime 7s hadir dengan desain tipis dan ringan serta berkesan elegan, namun didukung ba…

BERITA LAINNYA
Video /