Dukung Ahok, Grab Diprotes Netizen

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 17 Nov 2016 14:21 WIB
twittergrab
Dukung Ahok, Grab Diprotes Netizen
Grab mendapatkan protes dari netizen karena membuat kicauan yang mendukung Ahok.

Metrotvnews.com, Jakarta: Kemarin, setelah Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ditetapkan sebagai tersangka kasus penistaan agama, Twitter langsung diramaikan oleh tagar #KamiAhok. Menurut Twitter Indonesia, jumlah kicauan yang menggunakan tagar tersebut mencapai lebih dari 210 ribu.

Hari ini, sempat muncul kehebohan karena akun Twitter resmi Grab Indonesia membuat kicauan yang menyatakan dukungannya untuk Ahok. "Grab Indonesia mendukung @basuki_btp #KamiAhok," begitu tulisan Grab Indonesia.

Hal ini membuat sebagian orang marah, yang pada akhirnya membuat mereka memutuskan untuk menghapus aplikasi Grab dari ponselnya dan mendorong orang lain untuk melakukan hal yang sama.

"Yuk uninstal @GrabID.. alasan kena hack, alasan klasik, ngelesnya kacangan. Nggak profesional," tulis seorang netizen dengan nama akun Soleh Lutiana.

Hal serupa disampaikan oleh pengguna Twitter bernama Dafi, "Ok. Fix uninstall @GrabID."

Sementara itu, Grab Indonesia telah mengklarifikasi hal ini melalui Twitter. 



Managing Director Grab Indonesia, Ridzki Kramadibrata juga menegaskan bahwa perusahaan tempatnya dia bekerja tidak mendukung Ahok.

"Saya ingin menegaskan bahwa Grab dan Grab Indonesia tidak pernah dan tidak akan memihak kepada afiliasi politik mana pun," tulisnya dalam pernyataan yang diunggah ke Twitter. "Laporan akan tweet mengenai dukungan Grab terhadap Ahok tidak mewakili pandangan dan visi kami sebagai perusahaan."

Ridzki menjelaskan, saat ini, Grab sedang melakukan investigasi terkait diunggahnya tweet yang mendukung Ahok tersebut. Dia menyebutkan, ada kemungkinan bahwa akses akun Twitter Grab Indonesia telah disalahgunakan.

"Mewakili Grab Indonesia, kami memohon maaf yang sebesar-besarnya jika insiden ini menimbulkan kesalahpahaman terhadap banyak pihak," ujarnya. "Namun, sekali lagi kami ingin menegaskan bahwa Grab tidak memihak atau pun mendukung afiliasi politik mana pun."


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.