Berbagi Data Bisa Picu Kehilangan Data di Masa Depan

Riandanu Madi Utomo    •    Jumat, 01 Sep 2017 13:52 WIB
cyber securitykaspersky
Berbagi Data Bisa Picu Kehilangan Data di Masa Depan
Mereka yang sering berbagi data justru cenderung lebih mudah kehilangan data

Metrotvnews.com, Jakarta: Apakah Anda sering berbagi data dengan orang lain? Ada ungkapan yang mengatakan "sharing is caring" atau berbagi itu sama dengan aksi peduli.

Sayangnya, tidak demikian bagi para peneliti di Kaspersky Lab. Menurut laporan berjudul "My Precious Data: Stranger Danger," orang yang berbagi datanya dengan orang lain cenderung mengalami kesulitan dalam kehidupan digitalnya.

Sebagai contohnya, hampir separuh pengguna yang berbagi datanya secara online mengalami kehilangan data di smartphone mereka, yaitu 47 persen. Kemungkinan kehilangan data bagaimanapun relatif lebih kecil bagi pengguna yang tidak berbagi data-data mereka dengan orang lain, yaitu hanya 13 persen.

Risiko berbagi bahkan lebih tinggi bagi mereka yang berbagi informasi dengan orang tidak dikenal. Sekitar 59 persen pengguna smartphone yang telah berbagi data dengan orang tidak dikenal mengaku telah kehilangan data-data mereka.

Mereka yang berbagi data berharga secara digital juga melaporkan berbagai masalah pada perangkatnya. Di smartphone, masalah yang paling umum terjadi adalah iklan yang mengganggu (51 persen, dibandingkan dengan 25 persen pengguna yang tidak berbagi), masalah daya baterai (41 persen, dibandingkan dengan 17 persen orang yang tidak berbagi), aplikasi yang beroperasi pada perangkat mereka tanpa persetujuan (19 persen, dibandingkan dengan 6 persen pengguna yang tidak berbagi) dan infeksi malware (14 persen, dibandingkan dengan 4 persen orang yang tidak berbagi).

"Penelitian kami menunjukkan bahwa ketika pengguna berbagi data secara digital, mereka cenderung menghadapi permasalahan pada perangkat dan kehilangan data, membuat kehidupan digital mereka menjadi lebih sulit," ujar Head of Consumer Business di Kaspersky Lab, Andrei Mochola.

"Masalah ini diperparah saat pengguna berbagi perangkat digital mereka dengan orang lain, atau dengan orang tidak dikenal."

Temuan ini menggambarkan hubungan yang kuat antara permasalahan berbagi dengan perangkat, dengan pengguna yang berbagi data cenderung mengalami kehidupan digital yang bermasalah daripada yang tidak berbagi.

Selain itu, penelitian ini menunjukkan korelasi yang sama terhadap pengguna yang menempatkan perangkat fisik mereka ke orang lain seperti memperbolehkan smartphone mereka untuk digunakan oleh orang lain dalam jangka waktu tertentu, meletakkan perangkat mereka tidak terkunci di tempat umum, memberikan nomer PIN mereka dan sebagainya.


(MMI)

Xiaomi  Mi 7 Muncul di MWC 2018?
MWC 2018

Xiaomi Mi 7 Muncul di MWC 2018?

1 day Ago

Xiaomi akan turut hadir di ajang MWC 2018 mendatang, dan dikabarkan akan mengumumkan Mi 7.

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.