MWC Shanghai 2017

Sensor Sidik Jari Baru Qualcomm Bisa Dipasang di Bawah Layar

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 28 Jun 2017 17:33 WIB
qualcommsmartphone
Sensor Sidik Jari Baru Qualcomm Bisa Dipasang di Bawah Layar
Qualcomm memodifikasi Xplay 6 dari Vivo untuk memamerkan sensor sidik jari barunya. (MTVN)

Metrotvnews.com, Shanghai: Qualcomm memperkenalkan teknologi pemindai sidik jari baru dalam MWC Shanghai 2017, selain Snapdragon 450. Pemindai sidik jari ultrasonik ini memungkinkan manufaktur ponsel untuk memasang sensor sidik jari di bawah layar, kaca atau metal. 

Qualcomm memperkirakan, Fingerprint Sensors for Glass dan Metal sudah akan bisa digunakan oleh manufaktur ponsel pada bulan ini. Kemungkinan, perangkat dengan sensor sidik jari baru ini akan diluncurkan pada semester pertama 2018. Sementara itu, Fingerprint Sensor for Display baru akan didapatkan oleh manufaktur ponsel pada kuartal 4 2017. 

"Kami bangga mengumumkan Qualcomm Fingerprint Sensors karena sensor-sensor ini bisa digunakan untuk membuat ponsel dengan desain lebih ramping dan menawarkan autentikasi di perangkat mobile yang unik, juga meningkatkan keamanan," ujar Seshu Madhavapeddy, Vice President, Product Management, Qualcomm Technologies, Inc. 

Dalam MWC Shanghai, Qualcomm bekerja sama dengan Vivo untuk memodifikasi Xplay 6 untuk memamerkan pemindai sidik yang terintegrasi dengan layar dan metal. Seshu menjelaskan, tidak ada perbedaan akurasi dan kecepatan antara sensor-sensor baru buatan Qualcomm dengan sensor yang selama ini digunakan oleh manufaktur smartphone

Apa keuntungan yang bisa didapat dengan sensor sidik jari generasi baru ini? "Salah satu keuntungannya adalah sensor sidik jari bisa diletakkan di bawah layar, membuatnya menjadi lebih menarik," ujar Seshu.

Dia menjelaskan, saat ini, jika manufaktur smartphone ingin menyediakan sidik jari di bagian belakang ponsel, maka mereka harus memotong sebagian dari casing belakang untuk sensor sidik jari. Dengan teknologi baru ini, manufaktur bisa memang sensor sidik jari langsung di bagian belakang ponsel, baik yang terbuat dari kaca atau metal

Selain dua kamera belakang, sekarang, bezel tipis menjadi tren baru dalam industri smartphone. Samsung bahkan rela untuk memindahkan sidik jari dari Galaxy S8 ke bagian belakang untuk membuat layar edge-to-edge. Selain itu, iPhone yang akan diluncurkan tahun ini juga dikabarkan akan dilengkapi dengan pemindai sidik jari yang terintegrasi pada layar. 

Ketiga Fingerprint Sensors baru dai Qualcomm dibuat agar kompatibel dengan Snapdragon 630 dan 660. Sementara Fingerprint Sensors for Display, Glass dan Metal akan kompatibel dengan platform mobile Snapdragon buatan Qualcomm di masa depan, juga platform lain yang tidak dibuat oleh Qualcomm.

Sensor sidik jari baru dari Qualcomm ini juga memiliki fungsi ekstra yaitu mendeteksi detak jantung dan aliran darah. "Sekarang, untuk mendeteksi detak jantung, Anda memerlukan sensor lain lagi. Nantinya, satu sensor juga bisa berfungsi sebagai pelacak detak jantung dan lairan darah," kata Seshu.


(MMI)

Video /