India Larang Mobil Otonom, Ini Alasannya

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 27 Jul 2017 11:46 WIB
teknologiautonomous
India Larang Mobil Otonom, Ini Alasannya
Ilustrasi. (Bloomberg via Getty Images)

Metrotvnews.com: Saat ini, teknologi mobil otonom tengah diuji di berbagai negara, mulai dari Amerika Serikat hingga Korea Selatan, dari Jerman ke Australia. Namun, teknologi tersebut tampaknya tidak akan disambut di India. 

Kemarin, Menteri Transportasi India, Nitin Gadkari menyampaikan hal itu pada awak media. ¨Kami tidak akan mengizinkan keberadaan mobil tanpa sopir di India. Saya sangat tegas terkait hal ini,” ujarnya, seperti yang dikutip dari Engadget.

Alasan India melarang keberadaan mobil otonom bukanlah karena masalah keselamatan. Alasan sang menteri menolak keberadaan teknologi mobil otonom adalah karena teknologi tersebut akan menghilangkan pekerjaan sopir di negara itu. 

¨Kami tidak akan menggunakan teknologi yang akan menghilangkan pekerjaan. Di negara yang memiliki masalah pengangguran, Anda tidak boleh menggunakan teknologi yang akan mengambil alih pekerjaan masyarakat,” kata Gadkari.

Dia kemudian menjelaskan, India memang kekurangan sopir dan memerlukan 22 ribu sopir baru. Pemerintah saat ini sedang berusaha untuk membuka tempat pelatihan untuk mendapatkan 5 ribu sopir profesional dalam waktu beberapa tahun ke depan. 

Menurut pernyataan dari mantan CEO Uber, Travis Kalanick dan CEO Google, Sundar Pichai, teknologi mobil otonom tampaknya memang tidak akan merambah India dalam waktu dekat. Alasannnya adalah karena kondisi jalan di negara tersebut yang kurang tertata dan lalu lintas yang semrawut. Kedua hal ini akan membuat teknologi mobil otonom sulit diperkenalkan di negara tersebut. 

Meskipun begitu, sebuah perusahaan India, Tata Elxsi telah menguji mobil otonom dalam jalur khusus yang didesain agar menyerupai jalan dan lalu lintas di India. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.