Semakin Sedikit Anak Akses Konten Dewasa di Komputer

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 05 Sep 2017 14:02 WIB
cyber securitykaspersky
Semakin Sedikit Anak Akses Konten Dewasa di Komputer
Ilustrasi. (Wikimedia)

Metrotvnews.com, Jakarta: Anak-anak di seluruh dunia kini mulai jarang menggunakan komputer untuk berkomunikasi, bermain atau bahkan mengakses konten dewasa, menurut laporan yang baru Kaspersky Lab terbitkan.

Menurut perusahaan asal Rusia itu, anak-anak kini justru mulai sering menggunakan komputer untuk mengakses situs-situs yang membahas tentang narkoba, alkohol dan tembakan.

"Sekarang anak-anak hanya menggunakan komputer untuk mengunjungi situs web yang tidak memiliki aplikasi seluler yang setara atau lebih mudah dilihat di layar yang lebih besar. Ini mungkin menjelaskan mengapa proporsi mengunjungi situs web komunikasi di komputer mengalami penurunan, sementara proporsi situs web dengan konten 'alkohol, tembakau, narkotika' semakin meningkat," ujar Anna Larkina, Web-content Analysis Expert, Kaspersky Lab. 

Laporan Kaspersky ini mencakup periode dari Mei 2016 sampai April 2017. Selama periode tersebut, terlihat bahwa jumlah anak yang membuka situs komunikasi -- seperti media sosial, messaging atau email -- menurun dari 67 persen pada periode sebelumnya menjadi 61 persen.

Selain itu, jumlah anak yang memainkan game juga menurun dari 11 persen menjadi 9 persen, begitu juga dengan anak ang mengakses konten dewasa, dari 1,5 persen menjadi 1,2 persen. 

"Penurunan proporsi situs game bukan berarti lebih sedikit anak-anak yang bermain game komputer; tetapi mereka cenderung memilih beberapa situs dan tetap bermain di situs tersebut, dan bisa menghabiskan waktu hingga berjam-jam untuk memainkannya," kata Larkina. 

Dalam laporan ini, juga ditemukan bahwa semakin banyak anak yang mengakses situs yang berisi informasi tentang narkoba, alkohol dan tembakau. Jumlah tersebut naik dari 9 persen, menjadi 14 persen. Selain itu, minat pada situs software, audio dan video juga naik dari 3 persen menjadi 6 persen. 


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.