Raup Keuntungan, Samsung Terus Pepet Apple

Lufthi Anggraeni    •    Jumat, 28 Jul 2017 15:30 WIB
samsung
Raup Keuntungan, Samsung Terus Pepet Apple
Samsung mengumumkan pencapaiannya terkait pendapatan dan keuntungan pada kuartal sebelumnya.

Metrotvnews.com: Samsung mengumumkan pencapaiannya terkait pendapatan dan keuntungan pada kuartal lalu. Dari pendapatan operasional sebesar USD12,7 miliar (Rp169,3 triliun), Samsung memperoleh keuntungan sebesar USD9,7 miliar (Rp129,7 triliun), yang merupakan keuntungan terbesar yang pernah mereka capai.

Itu artinya, pendapatan bersih Samsung mencapai 18 persen dari pendapatan senilai USD54,8 miliar (Rp730,4 triliun). Angka tersebut dinilai sebagai margin yang sehat di tengah dinamika yang dihadapi perusahaan di ranah produk konsumen.

Peningkatan pendapatan Samsung, dilaporkan Phone Arena, tidak berasal dari divisi perangkat konsumen, melainkan berasal dari pertumbuhan permintaan pasar terhadap chip memori, layar OLED, dan komponen lain. Dengan kasus hukum dan penahanan yang tengah membelit pemimpinnya, Jay-yong Lee, Samsung berhasil membuktikan kemampuannya untuk memenuhi permintaan terkait komponen dan produk karyanya.

Divisi semikoduktor Samsung dilaporkan berkontribusi sebesar USD7,2 miliar (Rp96 triliun) pada pendapatan operasional dengan total penjualan mencapai USD15,8 miliar (Rp210,6 triliun). Itu berarti, divisi semikonduktor memberikan kontribusi sebesar 60 persen dari keuntungan keseluruhan. Hal ini, disebut analis sebagai sejarah siklus super.

Sementara itu pada departemen mobile, Samsung memperoleh keuntungan operasional sebesar USD3,7 miliar (Rp49,3 triliun), yang sebagian besar berasal dari penjualan Galaxy S8 dan S8+. Pendapatan dari penjualan produk unggulan terbarunya tersebut lebih tinggi 15 persen dibandingkan pendahulunya, Galaxy S7, pada tahun lalu.

Namun, pendapatan tersebut sedikit lebih rendah jika dibandingkan dengan pencapaian Samsung Mobile pada periode yang sama tahun lalu. Ini terjadi karena perubahan yang Samsung bawa pada perangkat Galaxy unggulannya dan peningkatan harga komponen pendukung casis Infinity Display.

Samsung diprediksi akan mengalahkan pencapaian keuntungan Apple untuk kedua kalinya dalam sejarah kedua perusahaan tersebut. Meskipun begitu, biasanya, keuntungan Samsung pada musim semi dan panas lebih rendah jika dibandingkan dengan Apple.

Samsung menyebutkan, keuntungan untuk kuartal ini akan lebih rendah akibat pengeluaran pemasaran untuk Galaxy Note 8. Selain itu, pada kuartal ini, tuntutan akan smartphone kelas menengah Samsung akan lebih tinggi, mengingat permintaan untuk perangkat unggulan telah stabil.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.