Foto Sidik Jari di WhatsApp Bantu Polisi Tangkap Pengedar Narkoba

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Selasa, 17 Apr 2018 08:37 WIB
teknologi
Foto Sidik Jari di WhatsApp Bantu Polisi Tangkap Pengedar Narkoba
Ilustrasi.

Jakarta: Sidik jari yang tertinggal di TKP (Tempat Kejadian Perkara) bisa membantu penegak hukum mengidentifikasi kriminal. Polisi di Wales belum lama ini menggunakan sidik jari yang ada dalam foto WhatsApp sebagai bukti menangkap 11 penjual narkoba. 

Dave Thomas dari South Wales Police menyebutkan bahwa menggunakan sidik jari dari foto sebagai bukti adalah sebuah "terobosan". Dia berkata bahwa mereka kini akan menganalisa foto yang mereka dapatkan dari smartphone dengan lebih seksama. 

Dalam kasus ini, para polisi menyelidiki ponsel yang ditemukan di rumah yang mereka gerebek di kota Brigend setelah mendapatkan informasi terkait kemungkinan adanya kegiatan terkait narkoba di tempat tersebut.

Dalam ponsel tersebut, terdapat pesan WhatsApp selama berbulan-bulan. Dan ternyata, pesan-pesan itu menjadi bukti penting, lapor Digital Trends

"Ponsel itu memiliki sejumlah teks seperti, 'Apa yang ingin kamu beli?'" kata Thomas pada BBC. "Lalu ada foto dari tangan yang memegang pil yang sepertinya dikirimkan ke calon pembeli dengan pesan, 'Ini adalah barang jualan saya, saya menjual ini.'"

Foto tersebut menunjukkan bagian tengah dan bawah dari jari pelaku, meski bukan bagian atas dari sidik jari yang terekam di database nasional Inggris. Dalam kasus ini, polisi tidak bisa mencocokkan sidik jari yang mereka temukan pada databse.

Namun, gambar dari jari tersebut memberikan informasi yang cukup untuk menangkap tersangka. Penyelidikan membawa plisi untuk menangkap 10 tersangka lain. 


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.