Tekan Harga, Apple akan Buat iPhone 6s di India

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 27 Jun 2018 11:02 WIB
appleiphone
Tekan Harga, Apple akan Buat iPhone 6s di India
Apple dikabarkan telah memulai produksi iPhone 6s di India.

Jakarta: Setelah membuat pabrik di India untuk memproduksi iPhone SE untuk pelanggan India, Apple kini dikabarkan akan memproduksi iPhone 6s dan satu iPhone lain di negara tersebut.

Tipe iPhone ketiga yang dibuat di India ini masih belum diketahui, tapi diduga ponsel tersebut adalah iPhone 6s Plus. 

Seperti yang disebutkan oleh Economic Times, produksi iPhone 6s di Bengaluru, India telah dimulai minggu lalu, hampir lima bulan sejak Apple dan manufaktur kontrak Wistron pertama kali dilaporkan akan membuat pabrik baru di India.

Pada April, keduanya dikabarkan mencoba untuk memproduksi iPhone 6s Plus di India. Namun, mereka tampaknya belum membuat model itu secara lokal. 

Apple mulai membuat ponsel di India dengan tujuan meningkatkan pangsa pasar mereka di pasar smartphone kelas "menengah dan atas".

Pemerintah India kini memberikan pajak yang cukup signifikan pada perangkat impor, meningkatkan harga perangkat itu. Peraturan ini dibuat dengan tujuan untuk mendorong perusahaan-perusahaan asing untuk membuat produk mereka di dalam negeri. 

Manufaktur lokal diharapkan akan membantu Apple untuk menekan harga dari perangkat kelas menengah dan bawah mereka sehingga iPhone akan bisa bersaing dengan kompetitor mereka seperti Samsung, yang memang sudah memproduksi produk mereka di India. 

Menariknya, meskipun Apple menawarkan iPhone Se dengan harga yang lebih menarik, ini tidak meningkatkan pangsa pasar Apple secara signifikan. iPhone SE hanya memberikan kontribusi sebesar 15 persen pada penjualan iPhone secara keseluruhan. Sementara iPhone 6, yang diimpor, berkontribusi sekitar sepertiga dari total penjualan iPhone. 

Meskipun begitu, memproduksi iPhone di India akan membantu Apple untuk mengatasi pajak yang tinggi. Dalam Q1 tahun ini, Apple kalah dari Samsung dan OnePlus dalam segmen smartphone "premium" di India karena pajak memaksa Apple untuk meningkatkan harga iPhone 8 dan iPhone X. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.