Ingin Kalahkan Amazon, Microsoft dan Walmart Kerja Sama

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Rabu, 18 Jul 2018 18:10 WIB
microsoftcloud computing
Ingin Kalahkan Amazon, Microsoft dan Walmart Kerja Sama
Microsoft bekerja sama dengan Walmart. (AFP PHOTO / GERARD JULIEN)

Jakarta: Microsoft dan Walmart bekerja sama untuk melawan Amazon, baik dalam industri teknologi maupun retail. Walmart mengumumkan, dalam konferensi Inspire milik Mircosoft, akan menggunakan layanan cloud milik Microsoft di keseluruhan perusahaan. 

Melalui perjanjian selama lima tahun ini, Walmart akan menggunakan Azure dan Microsoft 365 di seluruh perusahaan.

Selain itu, mereka juga akan bekerja sama dengan Microsoft untuk mengembangkan berbagai proyek yang melibatkan pembelajaran mesin, kecerdasan buatan (AI) dan data platform

Walmart adalah pesaing terbesar Amazon di retail sementara Microsoft ada pesaing terbesar mereka di ranah cloud. CEO Microsoft Satya Nadella mengaku bahwa Microsoft sadar akan persaingan ini.

Dalam wawancara dengan Wall Street Journal, Nadella bahkan mengimplikasikan bahwa persaingan itu memiliki peran penting mendorong terjadinya perjanjian baru Microsoft dengan Walmart. 

"Bagaimana kami bisa mendapatkan keuntungan lebih banyak sebagai perusahaan yang memiliki pengetahuan yang mendalam dan memiliki investasi yang cukup untuk mengalahkan pesaing kami masing-masing," kata Nadella. 

Kerja sama ini memang akan menguntungkan baik Microsot dan Walmart. Menariknya, kabar ini muncul hanya beberapa minggu setelah laporan Microsoft tengah mengembangkan teknologi baru yang memungkinkan perusahaan seperti Walmart membuka supermarket tanpa kasir, mirip dengan Amazon Go. Microsoft dikabarkan juga bekerja sama dengan Walmart untuk mengembangkan teknologi tersebut. 

Saat ini, Amazon Go yang ada di Seattle menggunakan beberapa kamera dan sensor yang dilengkapi dengan algoritma computer vision untuk mendeteksi barang yang pelanggan ambil. Setelah itu, pelanggan akan secara otomatis mendapatkan bon dari pembelian mereka.

Dikabarkan, Microsoft mencoba untuk memasang kamera di troli untuk melacak barang yang pelanggan beli. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.