Iklan Baru Apple Pamer Chip A11 Bionic di iPhone X

Lufthi Anggraeni    •    Kamis, 26 Jul 2018 10:45 WIB
apple
Iklan Baru Apple Pamer Chip A11 Bionic di iPhone X
Apple merilis iklan menonjolkan chip A11 Bionic yang digunakan generasi terbaru iPhone karyanya.

Jakarta: Apple telah merilis sejumlah iklan untuk iPhone X tahun ini yang sebagian besar terfokus pada Face ID. Bahkan iklan terkait dengan fitur pembayaran mobile Apple Pay menampilkan cara transaksi diverifikasi secara cepat dengan mendeteksi wajah pengguna.

Kini, Apple telah merilis iklan berdurasi 60 detik untuk chip A11 Bionic. Sedikit tidak biasa, sebab sebagian besar konsumen Amerika Serikat tidak memahami bahwa chiset ini digunakan pada model iPhone sebagai perayaan ulang tahun ke sepuluhnya.

Apple juga dilaporkan Phone Arena, tidak biasanya memproduksi iklan iPhone untuk konsumen antusias ponsel. Sehingga muncul asumsi yang menyebut bahwa perusahaan berpendapat bahwa publik akan memahami pesan dari penggunaan kata chip.



Iklan baru tersebut menampilkan laki-laki muda memainkan game Vainglory pada iPhone miliknya, saar aksi pada layar merambah ke dunia nyata.

Saat bertarung dengan makhluk jahat dari game, pahlawan pada iPhone menggunakan kekuatan SoC A11 Bionic rancangan Apple, untuk membantunya memenangkan pertarungan melawan makhluk tersebut di ponsel.

Hal ini disebut menjadi alasan Apple untuk menamai iklan tersebut dengan judul "Unleash". Pada tahun ini, Apple diperkirakan akan merilis iklan dengan konten yang diklaim paling menghibur, jika dibandingkan dengan iklan Apple iPhone 6, dibintangi oleh Jimmy Fallon dan Justin Timberlake.

Sebelumnya, Apple mengonfirmasi masalah penurunan performa secara drastis pada MacBook Pro akibat panas yang berlebih. Apple mengatakan permasalahan tersebut disebabkan oleh bug pada software, dan berjanji untuk merilis update software guna mengatasi permasalahan tersebut.

Penurunan performa ini disebabkan oleh prosesor Intel Core Generasi ke-8 pada Macbook Pro tidak bisa mencapai clock speed terendahnya.

Selain meminta maaf kepada pengguna perangkatnya, Apple juga mengklaim bahwa mereka baru menemukan bug ini setelah mereka melakukan pengujian ekstra setelah video buatan YouTuber Dave Lee menjadi pembicaraan hangat. 


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.