Google Ajak Gotong Royong Memajukan Indonesia

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 04 Dec 2018 16:02 WIB
google
Google Ajak Gotong Royong Memajukan Indonesia
Google menghelat ajang Google for Indonesia dan mengajak berbagai pihak gotong royong memajukan Indonesia.

Jakarta: Google resmi menghelat acara Google for Indonesia tahun ketiga, dan dimanfaatkan sebagai ajang untuk mengumumkan sejumlah produk dan kemitraan yang selaras dengan tema pada tahun ini, yaitu Majukan Indonesia Rame-Rame.

Kehadiran produk dan kemitraan ini juga menjadi salah satu bentuk dukungan Google terhadap pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia yang tengah berada dalam fase terbaik. Google mengaku akan terus mendukung Indonesia dalam melakukan transformasi digital.

“Indonesia sedang berancang-ancang untuk menjadi kekuatan digital yang besar. Dan Google ingin terus mendukung Indonesia menjadi kekuatan ekonomi digital ini melalui produk dan fitur yang kami hadirkan di platform, sehingga dapat dimanfaatkan untuk maju bersama-sama,” ujar Managing Director Google Indonesia Randy Jusuf.

Google mengaku menyadari bahwa platform karyanya banyak dimanfaatkan masyarakat dalam proses memajukan diri dan orang sekitar, termasuk pada salah satu fitur utamanya yaitu pencarian.

Karenanya Google turut berkomitmen untuk menghadirkan informasi yang akurat dari sumber yang tepat.

Randy menyebut saat ini Google terfokus pada dua faktor yaitu akses dan edukasi, yang dinilai sebagai dua faktor utama guna mendukung pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia.

Dalam segi akses, Google menghadirkan dukungan via Google Station agar masyarakat dapat mengakses internet dengan mudah.

Tidak hanya via jaringan, dukungan Google di segi akses juga dihadirkan via Android Go, sistem operasi yang didukung sejumlah aplikasi khusus, memungkinkan pengguna mengakses internet melalui perangkat terjangkau dan dengan spesifikasi rendah.

Di sisi edukasi, Google menyebut telah berinvestasi di bidang pendidikan via program pelatihan digital, beasiswa kursus bersertifikasi, serta ajang kompetisi untuk pengembang, pelajar, usaha kecil menengah dan pengusaha wanita.

Hingga saat ini, Google menyebut telah melatih sebanyak lebih dari satu juta usaha untuk dapat memanfaatkan fitur dan produk digital karyanya guna mendukung usaha mereka. Google menargetkan untuk melatih satu juta usaha lainnya hingga tahun 2020.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.