Samsung Punya Teknologi Sensor Kamera 48MP dan 32MP

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 31 Oct 2018 09:36 WIB
teknologisamsung
Samsung Punya Teknologi Sensor Kamera 48MP dan 32MP
Dua sensor kamera Samsung terbaru dari seri ISOCELL.

Jakarta: Samsung lewat situs resminya mengumumkan berhasil mengembangkan sensor kamera baru yang mendobrak batasan ukuran megapixel yang dibawanya hingga 32MP dan 48MP. Artinya, mereka bakal bersaing melawan Sony yang lebih dulu menyentuh 48MP.

Samsung mengumumkan dua komponen image sensor terbaru, yakni Samsung ISOCELL Bright GM1 untuk ukuran 48MP dan ISOCELL Bright GD1 untuk ukuran 32MP. Keduanya berisi titik piksel berukuran 0,8 mikrometer, sehingga mampu menyajikan lebih banyak pixel dalam modul yang kecil.

Menurut Vice President of Marketing System LSI Samsung, inovasi Samsung didorong oleh tuntutan tren smartphone dengan menyediakan beberapa kamera sekaligus dalam ukuran bodi yang ramping. Modul kamera harus tetap ringkas dan mungil, tak lupa mampu menyajikan kualitas foto yang semakin baik.

Caranya adalah dengan memperkecil ukuran pixel gambar, sehingga semakin banyak pixel yang bisa dimuat pada modul sensor kamera. Alhasil, kualitas foto dari kamera tetap memiliki peningkatan.

Di balik proses pembuatan ukuran pixel yang semakin kecil tapi semakin rapat dan banyak, Samsung menyebutkan adanya teknologi bernama Tetracell. Teknologi ini menyatukan empat pixel dan meningkatkan kemampuan menerima sensitivitas cahaya.

Samsung mengklaim ukuran pixel 0,8 mikrometer dari kedua sensor kameranya mampu menyajikan senitivitas cahaya setara pixel ukuran 1,6 mikrometer pada sensor kamera berukuran 12MP dan 8MP.

Ditambah fitur HDR maka bisa diklaim menghasilkan kualitas foto dan video dengan kecerahan yang seimbang, warna yang kaya, dan kualitas low-light yang bagus.

Fitur lain yang dihadirkan pada modul sensor kamera keduanya adalah fitur sensor Gyro yang menjadi basis dari kemampuan Electronic Image Stabilization (EIS) untuk membuat sensor kamera lebih stabil dalam menangkap foto maupun video.

Kedua sensor ISOCELL terbaru ini rencananya akan diproduksi Samsung mulai di kuartal keempat tahun ini. Diprediksi di 2019 sudah ada smartphone Samsung atau merek lain berbasis dua sensor tersebut.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.