Lebih Mahal dari Galaxy S9, ASUS Jamin ROG Phone Laris

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 12 Dec 2018 18:07 WIB
gadgetasusasus rog
Lebih Mahal dari Galaxy S9, ASUS Jamin ROG Phone Laris
(tengah) Southeast Asia Regional Director ASUS, Jimmy Lin.

Jakarta: ASUS ROG Phone dirilis di Indonesia dengan dua harga berdasarkan kapasitas memori internal yang dibawanya, Rp12.999.000 untuk 128GB dan Rp14.499.000 yang kapasitas 512GB.

Harga ini lebih mahal dari  Samsung Galaxy S9 bahkan S9+, yang dibanderol Rp12.999.000. Hal ini memunculkan pandangan bahwa smartphone gaming ini bersaing langsung dengan smartphone premium.

Southeast Asia Regional Director ASUS, Jimmy Lin mengaku tidak pusing karena harga yang dianggap sekelas smartphone premium bahkan lebih mahal bukan masalah karena segmen pengguna yang disasar jelas berbeda.

"Smartphone premium hanya mengandalkan spesifikasi tinggi dan desain menarik. Mirip tapi jelas berbeda dengan smartphone gaming, kami menawarkan desain yang diinginkan gamer, spesifikasi tinggi yang paling mumpuni dan ekstra untuk kebutuhan gaming serta memberikan pengalaman mobile gaming," jelas Jimmy.



ASUS ROG Phone memang menggunakan prosesor tertinggi Qualcomm yang sama di smartphone premium yaitu Snapdragon 845 tapi khusus di ASUS ROG Phone yang kecepatannya lebih tinggi. ASUS ROG Phone mengandalkan prosesor Qualcomm Snapdragon 845 2,96 GHz pertama di dunia, karena standar prosesor tersebut di pasaran memiliki clock speed antara 2,7-2,8GHz.

"ASUS ROG Phone adalah smartphone gaming sebenarnya dan satu-satunya di Indonesia, jadi apabila Anda seorang mobile gamer maka kemungkinan besar Anda akan lebih memilih ASUS ROG Phone ketimbang smartphone premium lain meskipun harganya lebih mahal, karena pengalaman bermainnya jelas akan berbeda," tandas Jimmy.

Secara jelas Jimmy menyebut tidak peduli dengan market share smartphone di harga Rp10 juta ke atas. ASUS ROG Phone memiliki market share sendiri yakni smartphone gaming yang belum digarap di Indonesia.



"Pesan dan brand positioning yang ingin kami kejar. ASUS ROG Phone menjadi smartphone gaming pertama di Indonesia dan menjadi pelopor yang menciptakan pasar smartphone gaming di sini selagi belum ada kompetitor," imbuhnya.

Terkait kompetitor di luar Indonesia seperti Razer Phone, Xiaomi Black Shark dan lain-lain menurut Jimmy merek ASUS memiliki unsur yang kuat di industri gaming sebagai produsen laptop dan desktop gaming hingga komponen hardware seperti motherboard gaming, sehingga produknya dipastikan menjadi smartphone gaming superior saat ini.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.