Jelang Pemilu Nigeria, Informasi Palsu Tersebar di WhatsApp

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Sabtu, 01 Dec 2018 14:50 WIB
whatsapp
Jelang Pemilu Nigeria, Informasi Palsu Tersebar di WhatsApp
Informasi palsu tersebar di WhatsApp di Nigeria.

Jakarta: Berita palsu disebarkan melalui WhatsApp di beberapa negara terbesar Afrika, menurut laporan terbaru. Hal ini memunculkan kekhawatiran bahwa penyebaran berita palsu ini akan mengacaukan pemilu di Nigeria.

Di Nigeria, informasi salah yang tersebar berupa gambar yang telah diubah dan klaim bohong terkait politikus.

Nigeria akan mengadakan pemilu pada Februari tahun depan, menurut laporan The Poynter Institute. Banyak dari klaim salah ini menggunakan bahasa lokal dan memanfaatkan ketegangan yang ada antar golongan.

Salah satu informasi salah ini membahas tentang cara politikus untuk menengahi pertengkaran yang ada antara grup petani dan penggembala. Sementara rumor lain menyebutkan bahwa seorang kandidat presiden tidak bisa masuk ke Amerika Serikat karena dituduh telah melakukan korupsi.

Minggu ini, survei dari Nieman Journalism Lab menunjukkan bahwa hampir sepertiga dari warga Nigeria membagikan informasi yang terbukti salah.

Survei ini juga menunjukkan bahwa Nigeria memiliki kepercayaan akan media yang paling rendah jika dibandingkan dengan dua negara lain di Afrika seperti Kenya dan Afrika Selatan.

Informasi salah di Nigeria biasanya menyebar melalui platform mobile seperti WhatsApp. Biasanya, klaim itu mendorong orang-orang untuk melakukan kekerasan, menyebarkan rasisme, dan memperkuat ketakutan akan orang asing, ungkap Nieman.

Jumlah informasi salah yang tersebar di Nigeria juga naik dengan semakin dekatnya pemilu yang akan diadakan pada 16 Februari.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.