MWC 2018

Qualcomm Rilis Snapdragon 700 untuk Ponsel Kelas Menengah Atas

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 28 Feb 2018 11:23 WIB
qualcommmwc 2018
Qualcomm Rilis Snapdragon 700 untuk Ponsel Kelas Menengah Atas
Prosesor mobile Qualcomm Snapdragon.

Jakarta: Tidak hanya fokus mengembangkan prosesor kelas atas lewat Snapdragon seri 800, kini Qualcomm meluncurkan jajaran prosesor baru yaitu Snapdragon seri 700. Lini prosesor ini ada di kelas mid-high atau menengah atas.

Inovasi terbaru dari Qualcomm tersebut diumukan pada ajang MWC 2018 yang diadakan di Barcelona, Spanyol. Pihak Qualcomm mengklaim bahwa jajaran prosesor terbarunya ini memiliki teknologi yang lebih baru jika dibandingkan dengan jajaran seri Snapdragon sebelumnya.

Salah satunya adalah Qualcomm Artifial Intelligence (AI) Engine. Beberapa teknologi baru lainnya yang ada dalam prosesor ini adalah kemampuan pendukung kamera, performa, dan konsumsi daya perangkat. Semua teknologi tersebut hadir lewat fitur Qualcomm Spectra ISP, Qualcomm Kryo CPU, Qualcomm Hexagon Vector Processor, dan subsistem Qualcomm Adreno Visual Processing di Snapdragon 700.

Terkait kemampuan AI, prosesor ini mampu menigkatkan pengunaan AI pada perangkat, memungkinkan pemanfaatan teknologi AI yang bisa mempelajari suara pengguna. Sementara untuk kamera, AI juga masih akan hadir untuk membantu kamera agar perusahaan pembuat ponsel bisa menambahkan lebih banyak fitur kamera smartphone premium ke ponsel kelas menengah.

Prosesor Snapdragon 700 juga lebih irit soal konsumsi daya, 30 persen lebih efisien daripada Snapdragon seri 600. Snapdragon 700 dilengkapi dengan fitur Quick Charge 4+ yang mampu membuat smartphone mengisi daya hingga 50 persen dalam waktu 15 menit.

Senior Vice President and Genera Mannager Mobile Qualcomm Technologies Alex Katouzian menuturkan bahwa prosesor Snapdargon 700 hadir untuk membawa fitur yang ada di smartphone premium ke perangkat dengan harga yang terjangkau.

Itulah yang membuat Medcom.id menilai prosesor Qualcomm Snapdragon 700 ditujukan untuk smartphone menengah. Sebelum ini, Qualcomm sebenarnya telah menyediakan prosesor untuk smartphone kelas menengah, yaitu jajaran Snapdragon seri 600. 

Qualcomm berencana merilis prosesor ini ke vendor smartphone pada semester pertama tahun 2018. Kemungkinan besar, prosesor ini baru akan ditemui pada smartphone yang dirilis pada akhir 2018 atau pada awal tahun 2019.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.