Android Oreo di Note 8 dan Galaxy S8 Tidak Pasang Dukungan Treble

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 26 Dec 2017 11:25 WIB
samsung
Android Oreo di Note 8 dan Galaxy S8 Tidak Pasang Dukungan Treble
Project Treble pada update Android 8.0 tidak ditemukan di Samsung Galaxy Note 8 dan Galaxy S8.

Jakarta: Fitur baru yang dihadirkan sistem operasi Android 8.0 Oreo tergolong sedikit, salah satunya adalah Project Treble. Ini merupakan fitur terakhir yang dihadirkan Google untuk memperbaiki update Android.

Perbaikan yang dilakukan Project Treble tersebut memisahkan framework dasar dan inti Android dari karya produsen, dan memungkinkannya melakukan pembaruan lebih cepat.

Saat ini, terdapat sejumlah ponsel Project Treble yang tersedia di pasar, termasuk Huawei 10 dan mate 10 Pro. Sayangnya, smartphone unggulan Samsung yaitu Galaxy S8 dan Galaxy Note 8, dilaporkan tidak menjadi perangkat yang akan menerima update Oreo dengan dukungan Project Treble tersebut.

Aplikasi bernama Termux yang dijalankan pada kedua ponsel dengan sistem operasi Android 8.0 beta, dilaporkan tidak menemukan nilai khusus. Disimpulkan bahwa Samsung memutuskan menyembunyikan Project Treble hingga versi Oreo ritel tersedia untuk kedua perangkat.

Kesimpulan lain yang beredar menyebut bahwa Samsung Galaxy S8 dan Galaxy Note 8 tidak bertujuan inti Android mereka terpisah dari dukungan khusus dari Samsung, yaitu via Samsung Experience UI.

Sementera itu, Samsung dikabarkan akan meluncurkan smartphone lipat pada tahun 2018, bertajuk Galaxy X. Perangkat bernomor model SM-G888N0 bukanlah smartphone lipat untuk konsumen awam, melainkan kalangan profesional.

Sebelumnya, Samsung juga mengumumkan rangkaian smartphone Galaxy A8 (2018) akan meluncur tanggal 6 Januari tahun depan di Vietnam. Di pasar tersebut, Samsung Galaxy A8 disebut akan ditawarkan seharga USD485 (Rp6,5 juta), sementara Galaxy A8+ seharga USD595 (Rp8 juta).


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.