Tiongkok Larang Video Parodi di Medsos

Lufthi Anggraeni    •    Senin, 26 Mar 2018 18:23 WIB
teknologi
Tiongkok Larang Video Parodi di Medsos
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Jakarta: Regulator media Tiongkok melarang video lawakan dan parodi beredar di situs dan jejaring sosial yang beroperasi di negaranya.

Regulator memerintahkan situs video untuk memblokir video yang mendistorsi, mencemooh, atau mencemarkan nama baik karya satra dan karya seni klasik.

Reuter mencatat bahwa perintah tersebut ditandai sebagai "extra penting, dinilai tidak umum dan berarti bahwa seluruh warga harus segera mematuhi perintah tersebut, atau harus menghadapi risiko penutupan situs secara paksa oleh badan berwenang.

Perintah ini hanya ditujukan kepada situs pendistribusian video secara online. Namun, Tiongkok juga memiliki kendali untuk mengendalikan industri televisi dan film, sehingga video yang dapat menjadi dasar dari video parodi diperkirakan akan sulit ditemukan.

Selain itu, perintah ini juga menyebut bahwa video harus mempromosikan budaya Tiongkok tradisional terbaik, dan konsep dari cinta, penekanan terhadap masyarakat, integritas, keadilan, harmoni, dan tidak menampilkan keserakahan terhadap uang atau perilaku buruk lainnya.

Hal ini serupa dengan perintah Tiongkok dari bulan Juli lalu, terkait pelarangan film dan blog yang dinilai tidak cukup "sosialis".

Regulator Tiongkok tengah menggenjot upaya sensorsip, sementara parlemen memerintahkan untuk menghapus batas masa jabatan 10 Presiden Xi Jinping, berarti Xi dapat memerintah dalam jangka waktu tidak terbatas.

Segala hal yang dinilai sebagai konten anti pemerintah mengalami penyensoran selama beberapa minggu terakhir, akibat rasa frustrasi warga lokal terkait dengan peluang Xi untuk menjadi pemimpin Tiongkok dalam jangka waktu lama.

Peraturan baru ini hadir sekitar satu minggu setelah tingkah reporter asal Tiongkok yang menggulirkan mata dan dinilai sebagai tindak tidak sopan terjadi pada National People Congress.

Tingkah ini menyebabkan banyak meme, lawakan dan GIF beredar di media sosial, dan badan penyensoran Tiongkok segera melarang konten terkait dengan tingkah tersebut.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.