Konsumen Mulai Gemari Smartwatch

Lufthi Anggraeni    •    Minggu, 04 Mar 2018 11:18 WIB
applefitbit
Konsumen Mulai Gemari Smartwatch
Konsumen mulai menggemari smartwatch karena fungsi terkait kesehatan yang dimilikinya.

Jakarta: Menurut laporan IDC sebelumnya, sebanyak 115,4 juta perangkat wearable didistribusikan selama tahun 2017. Kini laporan terbaru berbasis data IDC mengungkap bahwa selama tahun 2017, sebanyak 32,7 juta smartwatch terjual.

Jumlah tersebut meningkat sebesar 60 persen jika dibandingkan dengan tahun 2016, dengan harga rata-rata dari smartwatch yang dibeli sebesar USD380 (Rp5,2 juta). Apple memimpin dengan pendistribusian sebanyak 17,7 juta unit Apple Watch.

Peningkatan jumlah unit yang didistribusikan dan beli konsumen dilaporkan akibat kemampuan smartwatch untuk melacak kesehatan dan memilik metrik fitness lebih canggih, yang digemari konsumen yang terfokus pada kesehatan.

Selain itu, sebagian besar pengguna alat pelacak fitness berharga terjangkau dilaporkan mulai beralih ke jam tangan cerdas berkemampuan serupa dengan harga lebih tinggi. Karenanya, Fitbit memperkenalkan smartwatch pertamanya pada tahun 2017 lalu, yaitu Ionic.

Namun penjualan Iconic belum mampu mencapai kesuksesannya akibat kurangnya aplikasi pendukung, dan faktor yang disebut konsumen sebagai lingkungan promosional agresif.

Menyadari bahwa konsumen telah beralih ke perangkat lebih mahal, Fitbit berencana untuk berusaha keras dalam mengembangkan lebih banyak aplikasi bagi Fitbit OS.

Fitbit juga dilaporkan tengah mempersiapkan model smartwatch baru yang akan diluncurkannya pada tahun 2018. Smartwatch mulai diperkenalkan pada tahun 2015 lalu, dengan pendistribusian total kurang dari 20 juta unit di seluruh dunia.

Total jumlah pendistribusian pada tahun 2015 tersebut mewakili sebesar satu persen dari distribusi smartphone global. Tahun lalu, pendistribusian smartwatch global setara dengan 2,1 persen pendistribusian smartphone di seluruh dunia.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.