Samsung akan Bangun Pusat Riset Kecerdasan Buatan

Ellavie Ichlasa Amalia    •    Kamis, 23 Nov 2017 10:24 WIB
samsungkecerdasan buatan
Samsung akan Bangun Pusat Riset Kecerdasan Buatan
Samsung akan buat pusat penelitian AI baru. (Shutterstock)

Jakarta: Samsung Electronics mengatakan bahwa mereka akan membuat pusat riset kecerdasan buatan (AI) dan memperkuat peran eksekutif dalam mencari bisnis baru untuk tiga grup bisnis besarnya. 

Menurut laporan Reuters, perubahan kecil terkait struktur bisnis Samsung bertujuan untuk "merespons perubahan pasar dengan cepat," kata Samsung Electronics dalam sebuah pernyataan resmi. 

Langkah ini Samsung ambil setelah mereka menunjuk generasi baru dari eksekutif Samsung. Sebelumnya, muncul kekhawatiran karena kosongnya posisi pemimpin setelah Vice Chariman Jay Y. Lee ditangkap. 

Pusat AI baru ini akan menjadi pusat penelitian gabungan untuk divisi mobile dan elektronik konsumen, dua dari tiga bisnis utama Samsung. Sayangnya, perusahaan asal Korea Selatan itu tidak menyebutkan dimana letak pusat riset tersebut. 

Samsung Electronics juga memperkuat peran Chief Strategy Officer Young Sohn dalam "pengembangan bisnis" untuk mencari kesempatan-kesempatan bisnis baru terkait komponen juga bisnis mengenai mobile dan elektronik konsumen. 

Sohn memimpin akuisisi Samsung atas Harman Internasional yang bernilai USD8 miliar (Rp108 triliun). Akuisisi itu disetujui pada bulan November tahun lalu.

Dia juga bertanggung jawab atas Samsung Strategy and Innovation Center (SSIC) yang bermarkas di San Jose dan San Francisco di Amerika Serikat. 


(MMI)