Uji Sistem Keamanan, HP Izinkan Rusia Serang Pentagon

Cahyandaru Kuncorojati    •    Selasa, 03 Oct 2017 18:39 WIB
cyber security
Uji Sistem Keamanan, HP Izinkan Rusia Serang Pentagon
Ketegangan antar negara semakin sering terjadi dimana-mana yang disebabkan oleh dugaan serangan siber

Metrotvnews.com: HP Enterprise mengumumkan laporan terkait sistem keamanannya yang dipergunakan pada badan pertahan Amerika Serikat, setelah dilakukan uji coba serangan siber yang dilakukan langsung oleh pihak Rusia.

Dikutip dari Reuters, disebutkan bahwa sistem keamanan milik HP Enterprise yang bernama ArcSight merupakan sistem kontrol keamanan serangan siber yang kini banyak dipergunakan pada badan pertahanan dan militer Amerika Serikat.

Tentu saja, serangan siber yang dilakukan untuk pengujian sistem kemanan tersebut dilakukan oleh Rusia dengan sepengetahuan pihak HP Enterprise.

Pihak HP Enterprise menyatakan bahwa uji coba serangan siber yang dilakukan Rusia terhadap sistem keamanannya diawasi oleh mereka langsung. Echelon, perusaan yang merupakan bagian dari Federal Service for Technical and Export Control Rusia menuturkan, seluruh hasil pengujian tersebut dibeberkan juga ke pemerintahnya. Hal ini menurutnya sah-sah saja.

Di satu sisi, hal ini seperti pisau bermata ganda. Baik pihak Rusia dan Amerika Serikat seperti memberi ruang untuk serangan siber terjadi. Pengujian ini sudah dilakukan selama setahun, bertepatan dengan momen ketika Amerika Serikat menerima banyak serangan siber yang diduga berasal dari Rusia.

Langkah yang dilakukan oleh HP Enterprise kali ini juga dijelaskan merupakan bagian dari proses perusahaan tersebut membuka bisnis sistem keamanan di Rusia. Syaratnya adalah mendapatkan lisensi dari negara tersebut bahwa sistem keamanan yang ditawarkan tidak memiliki celah. 

Pihak Rusia ingin menjamin bahwa setiap software apalagi sistem keamanan yang dijual di negara mereka tidak disusupi oleh alat mata-mata dari Amerika Serikat. Pandangan ini memang tengah ramai digaungkan oleh Amerika Serikat dan Tiongkok sehingga berimbas terhadap bisnis di bidang teknologi.

Pihak badan pertahanan Amerika Serikat yang berlokasi di Pentagon sendiri mengatakan bahwa belum mendapatkan rincian tentang hal tersebut dari pihak HP Enterprise. Mereka mengklaim tidak membutuhkannya, karena mereka selalu melakukan pengujian terhadap sistem keamanan yang digunakan.


(MMI)

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2
Review Smartphone

Begini Performa Ponsel Selfie Xiaomi Redmi S2

2 weeks Ago

Xiaomi masuk industri smartphone selfie dengan merilis Xiaomi Redmi S2. Begini performanya. …

BERITA LAINNYA
Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.