Orang Ini Lumpuh Setelah Main Game 3 Hari Non-Stop

Cahyandaru Kuncorojati    •    Rabu, 11 Oct 2017 17:07 WIB
game
Orang Ini Lumpuh Setelah Main Game 3 Hari Non-Stop
Warnet di Tiongkok (The Independent)

Metrotvnews.com: Lagi, bermain game berlebihan terbukti berakibat fatal bagi kesehatan. Kini dikabarkan seorang remaja di Tiongkok ditemukan tidak sadarkan diri di depan layar komputer sebuah warnet dan didiagnosis mengalami kelumpuhan.

Dikutip dari World of Buzz, ramaja berusia 21 tahun bernama Xiao Xie tengah menghabiskan waktu libur kuliah bersama dengan temannya di warnet. Ketimbang kembali ke kampung halamannya, dia dan temannya sepakat untuk marathon bermain game di sebuah warnet di Changsa, Tiongkok.

Kesepakatan Xiao Xie dan temannya adalah tidak meninggalkan warnet tersebut sedikitpun. Namun, di hari ketiga menurut temannya dia mulai menjadi pendiam dan sempat muntah-muntah hingga akhirnya ditemukan tidak sadarkan diri di depan layar komputer.

Melihat kondisi tersebut, akhirnya teman Xiao Xie membawanya ke rumah sakit dan langsung dimasukkan ke fasilitas unit gawat darurat. Dokter yang memeriksanya menemukan terjadi penyumbatan darah di bagian otak sebelah kanan, sehingga menyebabkan stroke atau lumpuh di organ tubuh bagian kanannya.

Karena Xiao Xie tetap tidak sadarkan diri sejak dibawa menuju rumah sakit, para dokter memutuskan untuk segera melakukan operasi mengatasi penyumbatan darah di otaknya. Beruntung karena usai operasi tersebut Xiao Xie mulai sadarkan diri meskipun kondisi seluruh organ tubuh bagian kanannya lumpuh.

Para dokter di rumah sakit tersebut mengatakan bahwa serangan tersebut memang tidak hanya di alami oleh para orang tua. Kini kalangan muda semakin banyak yang mengalaminya. Penyebabnya adalah duduk terlalu lama, telat mengkonsumsi makanan dan hanya dalam jumlah sedikit serta lupa memenuhi kebutuhan minum.

Bermain game terlalu lama  juga termasuk dalam kegiatan yang minim melakukan gerak tubuh. Xiao Xie kini harus rela menjalani beberapa terapi sampai syaraf motoriknya kembali normal.


(MMI)

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.