Percepat Pengisian Baterai, Ponsel Snapdragon 845 Adopsi Quick Charge 4+

Lufthi Anggraeni    •    Selasa, 12 Dec 2017 10:21 WIB
qualcomm
Percepat Pengisian Baterai, Ponsel Snapdragon 845 Adopsi Quick Charge 4+
Qualcomm bakal pasang teknologi Quick Charge 4+ di Snapdragon 845

Jakarta: Minggu lalu, Qualcomm mengumumkan chipset pendukung Samsung Galaxy S9 untuk model yang dipasarkan di Amerika Serikat, Snapdragon 845. Qualcomm dan Samsung menjanjikan Galaxy S9 dengan dukungan chipset tersebut akan dibekali kemampuan pengisian daya cepat.

Teknologi pengisian daya cepat terbaru tersebut berkat dukungan teknologi Quick Charge 4+ terintegrasi pada silikonnya. Samsung mengklaim akan menggunakan teknologi karyanya sendiri untuk menghadirkan teknologi pengisian daya cepat serupa, bertajuk Adaptive Fast Charging.

Teknologi tersebut diperkirakan juga akan tersedia pada Samsung Galaxy S9, bahkan pada model versi Snapdragon yang dipasarkan di pasar Amerika Serikat. Salah satu alasan Samsung tidak menggunakan standar Qualcomm adalah biaya lisensi yang perlu dibayarkannya.

Namun, Quick Charge 4+ pada Snapdragon 845 menawarkan performa yang jauh lebih baik jika dibandingkan dengan Quick Charge 4. Samsung juga akan memanfaatkan teknologi Adaptive Charge untuk menyesuaikan dengan kemampuan tersebut, atau akan terjadi perselisihan di berbagai forum.

Snapdragon 845 diklaim menghadirkan potensi pengisian daya lebih aman, sehingga akan meningkatkan standar terkait pengisian daya baterai lebih cepat dan atau lebih sejuk selama proses pengisian daya tersebut.

Informasi tambahan, smartphone Android unggulan terbaik saat ini membutuhkan waktu selama 1,5 sampai 2 jam untuk mengisi daya baterai dari kondisi kosong hingga 100 persen. Smartphone keluaran tahun 2018 mendatang diperkirakan akan berbekal kemampuan mengisi daya baterai selama satu jam.


(MMI)

Video /

Bagaimana Kami Menguji

Kami menguji produk dengan subjektif karena mengutamakan pengalaman penggunaan. Meski demikian, kesimpulan yang kami ambil juga didasari sejumlah data dari perangkat lunak tertentu yang kami gunakan untuk melihat kinerja produk.

Khusus untuk menguji perangkat keras dan perangkat lunak komputer, kami menggunakan konfigurasi yang identik untuk tiap produk. Berikut komponen testbed resmi Metrotvnews.com.

Hardware

  • Prosesor: Intel Core i7-7700K, AMD Ryzen 7 1800X
  • Motherboard: ASUS Z270F STRIX Gaming, MSI X370 Gaming Pro Carbon
  • VGA: MSI GTX 1080 Gaming X, ASUS RX 480 STRIX 8GB
  • RAM: Corsair Vengeance LPX 3200MHz (2x8GB)
  • Penyimpanan: Corsair Neutron XTi 240GB
  • PSU: Corsair RM850X
  • Case: MSI DIY Case
  • Monitor: ASUS PB287Q 4K, AOC C3583FQ
  • Keyboard: Logitech G900 Chaos Spectrum, Logitech G402 Hyperion Fury
  • Mouse: Logitech G440, Logitech G240
  • Headset: Logitech G430, Logitech G633

Software

Performa dan Baterai: PCMark 8, 3DMark, Crystal Disk Mark
Gaming: The Witcher 3: Wild Hunt, Ashes of Singularity, Tom CLancy's Ghost Recon Wildlands

Kami juga menggunakan metode pengujian yang sama untuk semua gadget. Meski di pasar tersedia beragam perangkat lunak benchmarking, kami hanya memilih tiga berdasarkan reputasi mereka yang diakui secara internasional, 3DMark dan PCMark 2.0.